Kematian Prajurit Transgender Korsel Picu Seruan untuk Perubahan

Siswanto Suara.Com
Kamis, 04 Maret 2021 | 16:03 WIB
Kematian Prajurit Transgender Korsel Picu Seruan untuk Perubahan
Arsip Foto - Para peserta pelatihan wajib militer marinir Korea Selatan tiba di markas militer di Pulau Yeonpyeong, Barat Laut Seoul, Korea Selatan, 11/6/2009. ANTARA/REUTERS/Yang Hee-Seok/aa.

Suara.com - Kematian tentara transgender pertama Korea Selatan, yang dibebastugaskan tahun lalu karena menjalani operasi penggantian kelamin, memicu seruan dari kelompok advokasi dan aktivis untuk perlindungan lebih baik dan pengakuan bagi warga transgender.

Byun Hui-su (23) yang adalah seorang sersan kepala sebelum dibebastugaskan, ditemukan tewas oleh petugas kedaruratan di rumahnya di kota Cheongju, selatan Seoul, pada Rabu (3/3/2021).

"Kematian Byun semakin bergema di masyarakat karena militer dan masyarakat ini menolak untuk mengakui perubahan tersebut," kata Rainbow Action Against Sexual-Minority Discrimination of Korea, sebuah asosiasi yang memayungi 40 kelompok minoritas seksual, dalam sebuah pernyataan.

Keberanian Byun untuk membuat pengakuan telah menginspirasi dan memberdayakan orang lain, kata kelompok itu.

Dia mengumumkan kepada publik ketika militer membebastugaskannya tahun lalu setelah ia menjalani operasi penggantian kelamin di Thailand. Byun juga melancarkan gugatan terhadap sejumlah pejabat senior.

"Saya ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa saya juga bisa menjadi salah satu tentara hebat yang melindungi negara ini," kata Byun pada saat itu, sambil menangis ketika dia menjelaskan keputusannya untuk menjalani operasi dan kemudian berselisih dengan militer.

Sebuah komentar awal dari militer, bahwa mereka tidak dalam posisi untuk mengatakan apa pun terkait "kabar kematian seorang warga sipil", menuai kecaman keras di media sosial. Lalu pada Kamis, seorang juru bicara menyampaikan belasungkawa resmi, menyebut kematian Byun sebagai kejadian yang "disayangkan".

Pejabat itu mengatakan, bagaimanapun, bahwa militer masih belum membahas secara rinci kebijakannya terhadap tentara transgender.

Kasus ini memicu perdebatan di komunitas LBGT Korea Selatan tentang bagaimana transgender anggota militer diperlakukan di negara tersebut, yang mengharuskan semua pria berbadan sehat untuk bertugas selama sekitar dua tahun.

Baca Juga: Prajurit Transgender Korea Selatan Meninggal, Amnesty Angkat Suara

Byun mengatakan dia masih berharap untuk bertugas di militer di masa depan.

Pesohor dunia hiburan Harisu, yang membuat sejarah sebagai selebritas transgender pertama Korea Selatan dan satu-satunya orang kedua yang secara hukum mengubah jenis kelaminnya di negara tersebut, berbagi belasungkawa di media sosial.

Kantor Amnesty International di Seoul memuji Byun karena mengerahkan keberanian untuk membela "dunia yang bebas dari diskriminasi dan kebencian."

Sumber: Reuters/Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI