Ciri-ciri Penyebab Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19

Erick Tanjung

Minggu, 07 Maret 2021 | 15:53 WIB
Ciri-ciri Penyebab Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ada sejumlah gejala yang mengharuskan seseorang, termasuk yang dalam kategori lanjut usia, ditunda atau bahkan batal mendapatkan vaksin Covid-19.

"Orang yang kontak dengan pasien Covid-19, apa ada gejala demam, batuk, pilek, sesak napas. Kalau ada, tunda 14 hari. Apakah pernah terkonfirmasi? Kalau iya, tunda 3 bulan sejak terkonfirmasi," kata Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) Siti Setiati seperti dilaporkan Antara, Minggu (7/3/2021).

Orang dengan riwayat penyakit akut dan tidak terkendali, kemudian pasien kanker dengan pengobatan, kecuali ada surat rekomendasi dari dokter yang merawat, juga sebaiknya menunda waktu vaksinasi.

"Orang dengan penyakit autoimun sistemik, menunda (vaksinasi) atau berkonsultasi dulu dengan dokter," kata dokter spesialis geriatrik ini.

Khusus lansia, ada syarat tambahan yang perlu dipenuhi sebelum divaksinasi yakni terkait kerentaan dan ini bahkan bisa berdampak pada gagalnya dia mendapatkan vaksin.

Siti mengatakan, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan penting misalnya ada tidaknya kesulitan naik 10 anak tangga, sering merasa lelah, kesulitan berjalan sekitar 100-200 meter, penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir.

Pertanyaan lainnya, terkait apakah memiliki paling sedikit lima dari penyakit yakni: hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal.

"Kalau ada tiga atau lebih jawaban 'ya', maka sebaiknya memang vaksinasi tidak diberikan. Atau punya lima penyakit ditambah dua masalah lain maka tidak disarankan untuk divaksinasi," ujar dia.

Untuk memudahkan, PAPDI atau Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia sudah membagikan kuesioner yang bisa diisi mencakup RAPUH yang merupakan akronim dari Resistensi, Aktivitas, Penyakit lebih dari 4, Usaha berjalan dan Hilangnya berat badan.

baca juga

Pada kategori Resistensi, pertanyaan yang harus dijawab: "Dengan sendiri atau tanpa bantuan alat, apakah Anda mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga tanpa istirahat di antaranya". Beri skor 1 untuk jawaban "ya" dan 0 untuk "tidak".

Untuk kategori Aktivitas, pertanyaannya "Seberapa sering dalam empat minggu Anda merasa kelelahan?". 1: Sepanjang waktu; 2: Sebagian besar waktu; 3: Kadang-kadang; 4: Jarang. Jawaban 1 atau 2 mendapatkan skor 1 dan selain itu skornya 0.

Pada kategori penyakit lebih dari 4, partisipan ditanya apakah dokter pernah mengatakan tentang penyakit anda (seperti contoh penyakit di atas)?. Bila jawaban jumlah total penyakit skor yang tercatat 0-4 penyakit beri skor 0 dan 5-11 penyakit berilah skor 1.

Kemudian untuk kategori Usaha berjalan, pertanyaan yang diajukan "Dengan diri sendiri dan tanpa bantuan, apakah Anda mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100-200 meter?" Beri skor 1 apabila "ya" dan 0 bila "tidak".

Terakhir, kategori Hilangnya berat badan yang biasanya dihitung menggunakan data bobot tubuh tahun dan sekarang. Persamaan yang digunakan [(bobot tahun lalu-bobot sekarang) : berat bada satu tahun] dikali 100 persen.

Apabila hasil lebih dari 5 persen atau artinya mewakili kehilangan berat badan 5 persen maka beri skor 1.

Interpretasi kuesioner yakni: skor total 1-2 prarapuh dan skor lebih dari 2 rapuh atau renta.

Menurut Siti, lansia sebaiknya menjalani penyaringan (screening) kerentaan minimal tiga hari jadwal vaksinasi agar apabila ada penyakit bisa mendapatkan pengobatan dan mengetahui layak atau tidaknya dia divaksin. Screening bisa dilakukan mandiri di rumah atau fasilitas kesehatan semisal puskesmas atau rumah sakit.

Dia menekankan persiapan agar vaksinasi bisa bekerja optimal, mempertimbangkan disfungsi imunitas karena usia. Hal ini berhubungan dengan respon terhadap vaksin yang kurang maksimal.

"Karena immunosenescence biasanya sudah terjadi inflamasi kronis lebih rendah akibat kombinasi penurunan imunitas tubuh, paparan terhadap antigen terus menerus, peningkatan produksi sitokin proinflamasi dari senescent T cells dan makrofag," kata Siti.

Persiapkan Diri

Dalam kesempatan yang sama, dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sekaligus HealthCare Communicator Kalbe Nutritionals, Muliaman Mansyur, mengatakan bahwa selain screening riwayat penyakit, Anda juga perlu siap secara psikis dan fisik sebelum, selama dan sesudah vaksin.

"Penting untuk mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang dengan kandungan tinggi protein, vitamin dan mineral, khususnya vitamin C, D dan zinc. Khusus lansia, apabila kurang mendapat asupan nutrisi protein, maka risiko malnutrisi dan sarcopenia atau berkurangnya massa dan kekuatan otot akan mudah terjadi," kata dia.

Vitamin D khususnya terbukti memainkan banyak peran dalam mendukung fungsi kekebalan dan mengurangi risiko infeksi.

Selain itu, imunitas yang terbentuk pascavaksinasi menjadi kurang optimal. Setelah divaksinasi pun, Anda masih memerlukan nutrisi memadai untuk menjaga imunitas, khususnya lansia yang masih aktif berkegiatan, baik secara profesional maupun secara sosial.

Dia menyimpulkan, mempersiapkan kondisi tubuh yang sehat dan fit sebelum menjalani screening yang melihat kondisi kesehatan sebelum divaksin sangat dipengaruhi oleh pemenuhan nutrisi harian, terutama pada lansia. Hal perlu mendapatkan perhatian agar vaksin yang diterima dapat bekerja secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Kabar Warga Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Ini Kata Kadinkes Sumut

Beredar Kabar Warga Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Ini Kata Kadinkes Sumut

Sumut | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:54 WIB

Lansia Kekurangan Gizi Bisa Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19

Lansia Kekurangan Gizi Bisa Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 15:30 WIB

Catat! Vaksin Covid-19 Wajib Diganti Jika Terjadi Hal Ini

Catat! Vaksin Covid-19 Wajib Diganti Jika Terjadi Hal Ini

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×