Kampanye Benci Produk Asing, Indef: Jokowi Harus Cermat Memilah Impor

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 08 Maret 2021 | 19:32 WIB
Kampanye Benci Produk Asing, Indef: Jokowi Harus Cermat Memilah Impor
Presiden Jokowi [Tangkapan layar/Youtube]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengkampanyekan benci produk asing dalam pidatonya di Istana Kepresidenan, Jakarta beberapa waktu lalu. Menanggapi hal itu, Direktur Riset Indef, Berly Martawardaya mengatakan Jokowi seharusnya cermat untuk memilah produk impor yang harus dikurangi dan mana yang mesti dipertahankan.

Berly menuturkan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) dari 2018 hingga 2020 Indonesia banyak mengimpor produk olahan atau manufaktur yang menjadi bahan penolong bagi industri tanah air. Misalnya pada Januari-Desember 2020, Indonesia mengimpor bahan baku atau penolong sekitar 72,91 persen, barang konsumsi 10,35 persen dan barang modal sebanyak 16,74 persen.

"Jadi ambilah sekitar 70 persenan itu bahan baku untuk bahan penolong, bahan modal dari 15-16 persen gitu," kata Berly dalam diskusi virtual, Senin (8/3/2021).

Dalam data itu disebutkan impor barang-barang konsumtif seperti tas-tas berharga mahal, mobil hingga sepatu mencapai 10,35 persen. Meskipun tidak terlalu banyak, namun menurutnya lebih baik dikurangi.

Ia berharap ada kecermatan dalam membenci produk asing lantaran produksi Indonesia masih bergantung pada bahan baku dari luar negeri.

"Kalau yang bahan baku untuk bahan modalnya dipotong atau dikurangi impornya ya berarti produksi bakal terganggu kan. Jadi harus akurat kalau mau benci impor, impor yang mana?" ujarnya.

Lebih lanjut, Berly mengatakan bahwa Indonesia masih menggunakan strategi lama di mana mengimpor bahan baku untuk produksi, lalu memperkuat rantai produksi sehingga bisa melakukan ekspor. Untuk memperkuat ekspor, Berly menilai kalau Indonesia mesti menarik investasi yang memang berorientasi eskpor sejak awal dan mengurangi budaya korupsi.

"Jadi kita kalau mau menjadi negara yang kuat secara produksi, ekonomi dan ekspornya harus bagus business claimed dan rendah korupsi," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi mengkampanyekan untuk benci produk asing. Hal itu disampaikan dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021. Jokowi meminta untuk kembali menggaungkan cinta produk dalam negeri dan membenci produk asing.

"Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan! Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disaksikan Jokowi, 500 Seniman Jogja Bakal Divaksin Covid-19

Disaksikan Jokowi, 500 Seniman Jogja Bakal Divaksin Covid-19

Jogja | Senin, 08 Maret 2021 | 18:46 WIB

Hari Perempuan Dunia, Jokowi Kena Sentil Warganet: Jewer Kaesang, Pak..

Hari Perempuan Dunia, Jokowi Kena Sentil Warganet: Jewer Kaesang, Pak..

Malang | Senin, 08 Maret 2021 | 17:49 WIB

Diminta Jawaban Tertulis, Eks Menag: Enak Sekali Jadi Wartawan Model Begitu

Diminta Jawaban Tertulis, Eks Menag: Enak Sekali Jadi Wartawan Model Begitu

Bekaci | Senin, 08 Maret 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

Bisakah Ekonomi Tumbuh Memperparah Krisis Iklim? Studi Terbaru Ungkap Jawabannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:45 WIB

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:16 WIB

Taktik Asimetris Taklukkan Iron Dome: Bagaimana Amunisi Tandan Iran Mengoyak Pertahanan Udara Israel

Taktik Asimetris Taklukkan Iron Dome: Bagaimana Amunisi Tandan Iran Mengoyak Pertahanan Udara Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:03 WIB

Teguh Pendirian, Kanada Menolak Ikut Perang AS-Israel Lawan Iran

Teguh Pendirian, Kanada Menolak Ikut Perang AS-Israel Lawan Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:39 WIB

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:35 WIB

Kedubes Iran Open Donasi untuk Korban Perang, Netizen: Bismillah Lawan Zionis, Titip Rudal Min

Kedubes Iran Open Donasi untuk Korban Perang, Netizen: Bismillah Lawan Zionis, Titip Rudal Min

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:28 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Pindah Terminal Gratis di Bandara Soekarno-Hatta

Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Pindah Terminal Gratis di Bandara Soekarno-Hatta

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:17 WIB

Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?

Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:00 WIB

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:37 WIB

Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut

Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:24 WIB