Kantongi 250 Ribu Euro Komisi Bisnis Masker, Anggota Parlemen Jerman Mundur

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 09 Maret 2021 | 11:55 WIB
Kantongi 250 Ribu Euro Komisi Bisnis Masker, Anggota Parlemen Jerman Mundur
DW

Suara.com - Setelah perusahaannya ketahuan mengantongi komisi 250 ribu euro dari bisnis masker corona, anggota partai CDU terpaksa mengundurkan diri dari Parlemen Jerman Bundestag.

Sejak tiga hari terakhir, tekanan terus meningkat karena "skandal bisnis masker", anggota parlemen Nikolas Loebel dari partai CDU akhirnya menyerah.

Hari Senin (8/3) siang dia menyatakan meletakkan mandatnya di parlemen Jerman, Bundestag.

Sebelumnya politisi CDU berusia 34 tahun itu hanya mengundurkan dari fraksi Unikristen, setelah terungkap bahwa perusahaannya mengantongi komisi 250 ribu euro dari kegiatan sebagai "konsultan dan perantara" untuk pengadaan masker oleh pemerintah Jerman guna mengatasi pandemi corona.

Sampai akhir minggu ini dia masih bersikeras akan tetap menjadi anggota parlemen sampai akhir masa legislatur, sambil menyatakan permintaan maaf.

Namun kritik makin gencar datang dari partainya sendiri, yang mendesak dia agar segera melepaskan mandatnya sebagai wakil rakyat.

Mengeruk keuntungan dari bisnis masker

"Saya bertanggung jawab atas tindakan saya dan menarik konsekuensi politik yang diperlukan," kata Nikolas Loebel ketika mengumumkan pengunduran dirinya dari Bundestag.

Hari Jumat lalu (5/8) dia membenarkan laporan yang menyebut bahwa dirinya terlibat dalam bisnis yang berurusan dengan pengadaan masker wajah.

baca juga

Pengakuan itu dibuatnya, setelah sebelumnya seorang anggota parlemen lain, Georg Nuesslein dari Partai Uni Kristen Sosial CSU, mengakui dirinya terlibat dalam bisnis pengadaan masker corona dan mendapat bayaran komisi dari pemerintah Jerman.

Nuesslein langsung menyatakan mundur dari fraksi Uni Kristen, namun bersikeras mempertahankan kursinya di parlemen sampai akhir masa legislatur Agustus mendatang.

Georg Nuesslein menyangkal bahwa dia telah melakukan kesalahan dan tindakan pelanggaran hukum.

Namun kejaksaan kini membuka penyelidikan terhadapnya dengan dugaan tgelah melakukan korupsi.

Pengacaranya sebelumnya mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilu September mendatang, namun berniat menghabiskan masa legislaturnya karena terpilih sebagai wakil rakyat.

Skandal masker bisa rugikan CDU/CSU dalam pemilu parlemen Ketua Partai CSU Markus Soeder mendesak anggota partainya agar meninggalkan Bundestag.

Secara hukum, seorang ketua partai politik memang tidak bisa memecat anggotanya dari kursi parlemen.

Namun dia menegaskan bahwa pengunduran diri segera Georg Nuesslein dari Bundestag lebih baik daripada perpanjangan waktu.

Tekanan kepada kedua politisi yang mengantongi komisi ratusan riubu euro dalam pengadaan masker corona agar segera meletakkan mandatnya pada akhir minggu makin kuat, juga dari jajaran pimpinan partai CDU dan CSU.

Masalahnya, bulan ini di dua negara bagian Jerman, yaitu Baden Wuerttemberg dan Rheinland Pfalz akan dilaksanakan pemilu negara bagian.

Di kedua negara bagian ini, CDU memang beberapa kali gagal muncul sebagai fraksi terkuat.

Bulan September mendatang, Jerman akan menggelar pemilu parlemen, di mana kedua Partai Unikristen ini akan muncul sebagai satu blok CDU/CSU dengan satu kandidat utama.

Itu sebabnya jajaran pimpinan CDU dan CSU berang dengan munculnya skandal ini, yang bisa menutup peluang mereka memenangkan pemilu parlemen dan menentukan siapa yang akan menggantikan Kanselir Angela Merkel untuk memimpin Jerman. hp/vlz (dpa, ap)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

×