Sambil Sesenggukan, Darmizal Ngaku Menyesal Dukung SBY Jadi Ketum Demokrat

Dany Garjito, Nur Afitria Cika Handayani

Rabu, 10 Maret 2021 | 12:05 WIB
Sambil Sesenggukan, Darmizal Ngaku Menyesal Dukung SBY Jadi Ketum Demokrat
Darmizal penggagas KLB Demokrat nangis menyesal menangkan SBY sebagai Presiden. (Suara.com/Bagaskar)

Suara.com - Eks kader Partai Demokrat Darmizal MS membuka secara terang-terangan dirinya menyesal pernah mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Dirinya mengaku menjadi sosok yang membuat SBY menjadi ketua umum dengan mengumpulkan ketua dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pimpinan cabang (DPC).

"Saya sangat menyesal memang menjadi aktor tim buru sergap untuk mendatangi ketua-ketua DPD, mengumpulkan ketua-ketua DPC agar mereka berbulat tekad membangun chemistry agar Pak SBY yang dipilih dalam Kongres 2015 di Surabaya," ujar Darmizal, dikutip dari KompasTV, Rabu (10/3/2021).

Tak hanya itu, Darmizal pun sambil sesenggukan mengungkapkan perbuatannya sehingga melahirkan sebuah kepengurusan yang ia sebut diktator.

"Hari ini saya kepada seluruh DPC seluruh DPD Partai Demokrat minta maaf, saya menyesal, saya enggak tahu kalau akan lahir rezim diktator ini," tuturnya sambil menangis.

Akibat perbuatannya mendukung SBY, Darmizal menyampaikan permohonan maaf. Sebab, kini pengurus DPD dan DPC disulitkan dengan adanya pengaturan organisasi (PO) yang dikeluarkan pengurus pusat Partai Demokrat.

Diungkapkan oleh Darmizal, ada aturan yang mewajibkan DPC dan DPD memberikan setoran kepada DPP Partai Demokrat.

Aturan itu berlaku setelah SBY terpilih sebagai ketua umum. Darmizal pun mengaku bersalah atas hal tersebut.

Darmizal mengaku menyesal telah mendukung SBY menjadi ketua umum. (Youtube/KompasTV)
Darmizal mengaku menyesal telah mendukung SBY menjadi ketua umum. (Youtube/KompasTV)

"Sungguh saya enggak tahu akan ada PO yang memberatkan kalian menyetor setiap bulan, malu saya," ungkapnya.

baca juga

Perlu diketahui, Darmizal merupakan salah satu kader Demokrat yang dipecat. Dirinya terlibat dalam upaya mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Saat ini Partai Demokrat telah diterpa kisruh perpecahan internal. Hal ini lantaran kubu AHY tidak terima Moeldoko dijadikan sebagai ketua umum Partai Demokrat hasil dari KLB di Deli Serdang Sumatera Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Dipolisikan Kubu Moeldoko, Andi Mallarangeng: Mereka Kehabisan Akal

Ingin Dipolisikan Kubu Moeldoko, Andi Mallarangeng: Mereka Kehabisan Akal

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 11:44 WIB

Arus Bawah Jokowi Sebut Presiden Tak Akan Campuri Dualisme Demokrat

Arus Bawah Jokowi Sebut Presiden Tak Akan Campuri Dualisme Demokrat

Riau | Rabu, 10 Maret 2021 | 11:04 WIB

Demokrat: Kader Senior Tersenyum, Kader Muda Bertanya-tanya Siapa Darmizal

Demokrat: Kader Senior Tersenyum, Kader Muda Bertanya-tanya Siapa Darmizal

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 10:18 WIB

Polisikan Andi Mallarangeng, Kubu Moeldoko: Dia Nuduh Pemerintah Terlibat

Polisikan Andi Mallarangeng, Kubu Moeldoko: Dia Nuduh Pemerintah Terlibat

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 10:07 WIB

Darmizal Nangis Ungkap soal Uang Setoran, Demokrat: Fitnah dan Pembohongan

Darmizal Nangis Ungkap soal Uang Setoran, Demokrat: Fitnah dan Pembohongan

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 09:49 WIB

Oknum Intel Diduga Intimidasi Kader, Demokrat Kubu AHY Diminta Lapor Polisi

Oknum Intel Diduga Intimidasi Kader, Demokrat Kubu AHY Diminta Lapor Polisi

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 09:21 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×