Viral Video Gunung Penuh Emas Diserbu Penambang

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 13 Maret 2021 | 11:25 WIB
Viral Video Gunung Penuh Emas Diserbu Penambang
Warga Kongo menggali emas di sebuah tambang.[Twitter]

Suara.com - Otoritas Republik Demokratik Kongo terpaksa menutup sebuah "gunung emas" yang sempat viral di media sosial dan langsung menjadi buruan warga sekitar.

Menyadur Times Now News, Sabtu (13/2/2021) sebelumnya beredar video di media sosial yang memperlihatkan warga berebut emas di sebuah tambang.

Gunung emas tersebut terletak di Luhihi, provinsi Kivu Selatan Kongo. Setelah ditemukannya daerah kaya emas tersebut, warga langsung berebut untuk mengambilnya.

Dalam salah satu video, penduduk setempat terlihat menggunakan sekop untuk menggali tanah yang kemudian mengekstraksinya.

Bukan hanya itu, warga di tempat tersebut bahkan ada yang hanya menggunakan tangan kosong untuk menggali gunung emas tersebut.

Fakta-fakta Gunung Emas di Kongo (instagram)
Fakta-fakta Gunung Emas di Kongo (instagram)

"Sebuah video dari Republik Kongo mendokumentasikan kejutan terbesar bagi beberapa penduduk desa di negara ini, ketika seluruh gunung yang dipenuhi dengan emas ditemukan! Mereka menggali tanah di dalam timbunan emas dan membawanya ke rumah mereka untuk mencuci tanah dan mengekstraksi emas." Algohbary menulis di Twitter.

Dalam video lanjutan oleh Algohbary, penduduk setempat terlihat mencuci logam mulia tersebut dan mengumpulkannya dalam sebuah.

"Arus masuk para penambang sangat besar sehingga memberikan banyak tekanan pada desa kecil itu," kata Venant Burume Muhigirwa, Menteri Pertambangan Kivu Selatan.

Karena jumlah penambang yang semakin banyak, pihak berwenang terpaksa melarang penambangan di desa tersebut.

baca juga

Perintah yang dibenarkan Muhigirwa itu menyebutkan seluruh aktivitas penambangan ditunda hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Kongo selalu memiliki cadangan alam yang kaya seperti kayu, berlian, dan mineral.

Sedangkan untuk emas, proses ekstraksi yang dipakai oleh Kongo penambangan emas artisanal.

Meskipun video tersebut viral pada awal bulan Maret ini, namun sebenarnya kejadian tersebut sudah terjadi sejak tanggal 27 Februari lalu.

Hal ini dikonfirmasi oleh kontributor BBC di Kongo, Byode Malenga. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada beberapa waktu sebelum videonya viral.

Lokasi gunung emas tersebut terletak di 35 kilometer dari arah Utara Bukavu. Bukavu sendiri merupakan ibukota Kivu yang ada di Kongo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Tambang Emas di Trenggalek, Wagub Emil Dardak: Saya Kecewa!

Tolak Tambang Emas di Trenggalek, Wagub Emil Dardak: Saya Kecewa!

Jatim | Sabtu, 13 Maret 2021 | 08:31 WIB

Fakta-fakta Gunung Emas di Kongo yang Viral Diburu Orang

Fakta-fakta Gunung Emas di Kongo yang Viral Diburu Orang

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:22 WIB

7 Penambang Emas Tewas, Polisi Tetapkan Operator Alat Berat Jadi Tersangka

7 Penambang Emas Tewas, Polisi Tetapkan Operator Alat Berat Jadi Tersangka

Sulsel | Jum'at, 12 Maret 2021 | 16:11 WIB

Terkini

Kasus Kiai Ashari di Persimpangan, Kendala Bukti Hambat Pengusutan Dugaan Pencabulan 50 Santri

Kasus Kiai Ashari di Persimpangan, Kendala Bukti Hambat Pengusutan Dugaan Pencabulan 50 Santri

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:20 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan

Kasus Febrie Adriansyah Masuk Babak Baru, Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Penyidikan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:16 WIB

Dilema Social Battery Low: Baru Nongkrong Kok Udah Pengen Pulang?

Dilema Social Battery Low: Baru Nongkrong Kok Udah Pengen Pulang?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:15 WIB

Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?

Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:14 WIB

Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026

Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:10 WIB

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:10 WIB

Eks Jampidsus Tersangka, Penasihat Khusus Presiden Bicara soal Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

Eks Jampidsus Tersangka, Penasihat Khusus Presiden Bicara soal Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:08 WIB

Resmi! Semua Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment

Resmi! Semua Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:06 WIB

Apakah Flek Hitam Bisa Hilang dengan Retinol? Ini 3 Moisturizer Retinol Lokal Lengkap Review Pembeli

Apakah Flek Hitam Bisa Hilang dengan Retinol? Ini 3 Moisturizer Retinol Lokal Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:05 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda

Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:04 WIB

×