Dua Mahasiswa Pakistan Nyatakan Cinta di Kampus, Berakhir Dikeluarkan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 15 Maret 2021 | 14:54 WIB
Dua Mahasiswa Pakistan Nyatakan Cinta di Kampus, Berakhir Dikeluarkan
Dua mahasiwa ini dikeluarkan kampus setelah mereka menyatakan cinta.[Twitter]

Suara.com - Sebuah universitas di Pakistan mengeluarkan dua mahasiswanya setelah video pertunangan yang mereka lakukan di kampus menjadi viral.

Dalam video tersebut, seorang mahasiswi yang diketahui bernama Hadiqa Javaid berlutut dan melamar pacarnya, Shehryar Ahmed.

Pasangan itu kemudian terlihat memeluk dan memegang karangan bunga saat penonton bersorak-sorai melihat mereka bermesraan.

Menyadur India Today, Senin (15/3/2021) melihat hal tersebut, Universitas Lahore mengatakan pasangan itu bertindak "melanggar peraturan universitas".

Pihak universitas menambahkan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa mereka kedua mahasiswa itu tidak hadir dalam sidang disipliner dan kemudian dikeluarkan karena "pelanggaran serius terhadap kode etik".

Pasangan yang mempertunjukan kasih sayang di depan umum, baik yang sudah menikah atau tidak, dipandang tidak dapat diterima secara budaya dan agama.

Banyak wanita di Pakistan yang patriarkal merasa sulit untuk menentang tradisi itu, dengan sebagian besar masyarakat masih beroperasi di bawah kode kehormatan yang ketat.

Pasangan itu menolak untuk meminta maaf. "Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, dan kami tidak menyesal untuk ini," cuit Hadiqa Javaid.

"Adakah yang bisa menjelaskan kepada kami kesalahan apa yang kami lakukan dengan pertunangan di depan umum di Universitas Lahore?" ujar tunangannya, Shehryar Ahmed.

baca juga

Ahmed juga mengungkapkan jika sebelum mereka, ada pasangan sebelumnya telah melakukan hal serupa di kampus.

Mereka juga mengatakan bahwa mereka mendapat ancaman melalui media sosial setelah mereka melakukan pertunangan di kampus.

Mengutuk keputusan universitas, serikat Mahasiswa Progresif Kolektif pada hari Sabtu men-tweet bahwa "kebijakan moral di universitas telah menjadi norma akhir-akhir ini".

Beberapa universitas di Pakistan melarang mahasiswa perempuan mengenakan jeans, tank-top atau makeup, sementara yang lain mengatur interaksi antara mahasiswa laki-laki dan perempuan.

Awal pekan ini, penyelenggara unjuk rasa Hari Perempuan Internasional Pakistan mengatakan mereka telah menerima telah diancam akan dibunuh setelah menggelar aksi.

Unjuk rasa tahunan yang menyerukan hak-hak perempuan telah menerima reaksi keras sejak pertama kali dimulai di Karachi pada 2018, termasuk tantangan hukum untuk melarang mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Pakistan Blokir TikTok setelah Dianggap Sebarkan Konten Senonoh

Lagi, Pakistan Blokir TikTok setelah Dianggap Sebarkan Konten Senonoh

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 13:30 WIB

Pakistan Blokir TikTok (Lagi), Ini Alasannya

Pakistan Blokir TikTok (Lagi), Ini Alasannya

Tekno | Jum'at, 12 Maret 2021 | 06:15 WIB

Kisah Farah, Bocah 12 Tahun yang Diculik dan Dipaksa Nikah Sama Penculiknya

Kisah Farah, Bocah 12 Tahun yang Diculik dan Dipaksa Nikah Sama Penculiknya

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 19:01 WIB

Terkini

Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air

Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pulau Tidung

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pulau Tidung

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:38 WIB

iPad Mini OLED Resmi Meluncur, Lebih Tipis dan Tangguh dengan Chip A20 Pro

iPad Mini OLED Resmi Meluncur, Lebih Tipis dan Tangguh dengan Chip A20 Pro

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:38 WIB

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:31 WIB

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

×