Protes Para Bankir Muda dengan Jam Kerja Hampir 100 Jam Per Minggu: Kejam

Siswanto, BBC

Minggu, 21 Maret 2021 | 13:39 WIB
Protes Para Bankir Muda dengan Jam Kerja Hampir 100 Jam Per Minggu: Kejam
BBC

Suara.com - Para bankir pemula di bank investasi Goldman Sachs memperingatkan bahwa mereka mungkin akan berhenti kecuali kondisi kerja mereka yang melelahkan bisa membaik.

Sebuah survei internal di antara 13 karyawan menunjukkan bahwa mereka rata-rata bekerja 95 jam seminggu dan tidur lima jam per malam.

Hubungan pribadi mereka juga terganggu, begitu pula kesehatan fisik dan mental mereka.

Para analis memperingatkan bahwa mereka kemungkinan besar akan mengundurkan diri dalam enam bulan kecuali ada perubahan.

Kondisi yang 'tidak manusiawi' dan 'kejam'

Survei tersebut memperlihatkan gambaran sekilas tentang budaya kerja yang sangat kompetitif di perusahaan-perusahaan top Wall Street, di mana para analis yunior berebut untuk mendapatkan jalur karier dengan bayaran yang bagus.

Survei, yang mulai beredar di media sosial pada hari Rabu, dilakukan oleh sekelompok analis pemula di bidang perbankan investasi yang berbasis di AS.

"Kurang tidur, perlakuan dari bankir senior, tekanan mental dan fisik ... Saya memiliki pengalaman di keluarga asuh dan kondisi ini bisa dibilang lebih buruk," kata seorang responden dalam survei yang dilihat oleh BBC.

"Ini di luar level 'pekerja keras', ini tidak manusiawi/melecehkan," kata responden lain.

Semua responden mengatakan pekerjaan itu berdampak negatif pada hubungan mereka dengan teman dan keluarga, sementara 77% mengatakan mereka menjadi korban pelecehan di tempat kerja.

baca juga

Sebelum bekerja untuk perusahaan tersebut, para analis mengukur kesehatan mental mereka sendiri pada level 8,8 dari 10 serta kesehatan fisik mereka pada 9 dari 10.

Setelah bekerja untuk perusahaan tersebut, mereka mengukur kesehatan mental mereka 2,8 dan kesehatan fisik 2,3.

Sebanyak 83% mengatakan mereka pernah mengalami "pemantauan atau pengelolaan mikro yang berlebihan", sementara 17% mengatakan mereka sering mendapatkan teriakan atau sumpah serapah.

Survei merekomendasikan waktu kerja maksimal 80 jam kerja per minggu dengan tanpa kerja pada hari Sabtu atau tanpa kerja setelah pkl 21.00 pada hari Jumat.

Survei juga mendorong tenggat waktu yang lebih realistis dan alur kerja yang lebih baik yang bertujuan untuk mengurangi stres.

Karyawan alami 'burnout'

Para analis mempresentasikan temuan mereka kepada manajemen Goldman Sachs pada Februari, dan bank tersebut mengatakan sejak itu telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kelelahan karyawan di antara kelompok kecil ini, dan tim yang lebih luas.

"Kami menyadari bahwa orang-orang kami sangat sibuk, karena situasi bisnis kuat dan volume yang berada pada level bersejarah," kata juru bicara bank itu, Nicole Sharpe kepada BBC.

"Setahun setelah Covid, dapat dimaklumi orang-orang cukup tegang, dan itulah mengapa kami mendengarkan keprihatinan mereka dan mengambil banyak langkah untuk mengatasinya."

Bank mengatakan telah memperkuat kebijakan "Pengecualian Sabtu" dan bergerak untuk mengotomatiskan tugas-tugas tertentu untuk staf yunior.

Goldman Sachs melaporkan pendapatan bersih $ 44,6 miliar (Rp 642.803 triliun ) untuk tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:06 WIB

Berapa Gaji Alexandra Askandar? Bankir Perempuan di Top Level BUMN

Berapa Gaji Alexandra Askandar? Bankir Perempuan di Top Level BUMN

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:15 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:18 WIB

Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi

Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:33 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 15:40 WIB

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?

Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 13:52 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×