Jawaban Telak Mahfud MD Saat Ditanya Kisruh Demokrat: Ini Demokrasi!

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Minggu, 28 Maret 2021 | 06:58 WIB
Jawaban Telak Mahfud MD Saat Ditanya Kisruh Demokrat: Ini Demokrasi!
Menkopolhukam, Mahfud MD. (YouTube Najwa Shihab).

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap, pihaknya tidak bisa ikut campur ke dalam kisruh Partai Demokrat. Kalau ikut ke dalam pusaran masalah Demokrat, menurut Mahfud itu malah merusak demokrasi.

Menurut dia, kalau pemerintah diminta untuk melarang adanya perpecahan pada tubuh Partai Demokrat. Tetapi ia menganggap kalau hal tersebut menjadi bagian dari demokrasi dan pemerintah tidak bisa mengacaukannya.

"Pemerintah juga (diminta) 'dilarang itu', gitu. 'Enggak boleh tuh partai pecah'. Lah ini demokrasi, kalau kita ikut ke dalam kan berarti kita ini merusak demokrasi," kata Mahfud dalam acara virtual MMD Initiative, Sabtu (27/3/2021).

Mahfud pun sempat bingung kenapa pihaknya malah ikut terseret dalam permasalahan partai berlambang mercy itu. Hal itu diungkapkan karena ia merasa bekerja untuk menjaga kondisi negara untuk tetap kondusif.

"Ribut sendiri, kok, kita disuruh ini, kita menjaga kriminalitas dan keamanannya saja," katanya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menjelaskan, jika pemerintah tidak boleh ikut campur ke dalam urusan dapur partai politik. Ia lantas mencontohkan dengan kondisi Partai Demokrat saat ini.

Mahfud menanyakan alasan mengapa pemerintah harus ikut campur dengan urusan dapur Demokrat.

"Gimana caranya ikut campur, alasannya apa? Katakan itu sempalan, yang katakan sempalan siapa? Orang enggak mendaftar ke pemerintah. Itu kan di opini di publik, sempalan," imbuh dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuding SBY Kudeta Anas Urbaningrum, I Gede Pasek Beberkan Kronologi Lengkap

Tuding SBY Kudeta Anas Urbaningrum, I Gede Pasek Beberkan Kronologi Lengkap

Bekaci | Sabtu, 27 Maret 2021 | 11:21 WIB

Mahfud MD: Rizieq Mau Giring Opini Kerumunan di Bandara Salah Saya

Mahfud MD: Rizieq Mau Giring Opini Kerumunan di Bandara Salah Saya

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 22:00 WIB

Persoalkan Kerumunan Massa di Bandara Soetta, Rizieq Singgung Mahfud MD

Persoalkan Kerumunan Massa di Bandara Soetta, Rizieq Singgung Mahfud MD

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 15:42 WIB

Tantang Kubu Moeldoko, Demokrat: Gerombolan Liar, Ayo Kalau Mau ke KPK!

Tantang Kubu Moeldoko, Demokrat: Gerombolan Liar, Ayo Kalau Mau ke KPK!

Batam | Jum'at, 26 Maret 2021 | 15:38 WIB

Kubu Moeldoko Minta KPK Tarik Ibas, Jubir Ali: Harus Didasari Alat Bukti

Kubu Moeldoko Minta KPK Tarik Ibas, Jubir Ali: Harus Didasari Alat Bukti

Bogor | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:55 WIB

Demokrat Kubu AHY Tantang Kubu KLB Bawa Ibas ke KPK: Bawa Bukti-buktinya

Demokrat Kubu AHY Tantang Kubu KLB Bawa Ibas ke KPK: Bawa Bukti-buktinya

Jatim | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:35 WIB

Max Sopacua Sebut Ibas Kebal Hukum, Demokrat: Nambah Daftar Fitnah!

Max Sopacua Sebut Ibas Kebal Hukum, Demokrat: Nambah Daftar Fitnah!

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:08 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×