Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!

Bella, Lilis Varwati

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:43 WIB
Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!
Simposium Nasional Outlook Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Jakarta, Kamis (16/7/2026). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Riset Auriga Nusantara mencatat 98,5 persen dari 8.183 perkara SDA-LH di Indonesia periode 2019–2025 berakhir dengan vonis bersalah.
  • Kejahatan minerba mendominasi perkara, namun rata-rata hukuman yang dijatuhkan sangat ringan sehingga gagal memberikan efek jera bagi pelaku.
  • Penegakan hukum masih fokus pada individu di lapangan dan belum efektif menyasar aktor utama atau korporasi yang terlibat.

Suara.com - Tingkat penghukuman yang tinggi dalam perkara kejahatan sumber daya alam dan lingkungan hidup (SDA-LH) dinilai belum mampu menekan angka pelanggaran. Riset Auriga Nusantara mencatat, sebanyak 98,5 persen perkara SDA-LH yang diproses di pengadilan berakhir dengan vonis bersalah, namun jumlah kejahatannya masih fluktuatif dari tahun ke tahun.

Temuan tersebut merupakan hasil pemantauan terhadap 8.183 perkara pidana SDA-LH yang masuk ke pengadilan negeri di seluruh Indonesia sepanjang 2019 hingga pertengahan 2025.

Peneliti Auriga Nusantara Nur Syarifah mengatakan hampir seluruh perkara yang sampai ke pengadilan memang berujung pada putusan bersalah. Namun, kondisi itu belum memberikan efek jera bagi para pelaku.

"Artinya yang masuk sebagian besar pasti diputus bersalah gitu, tapi hal itu tidak serta merta membuat jumlah perkara ini menurun atau tidak membuat jera buat para pelaku," kata Nur Syarifah dalam Simposium Nasional Outlook Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Aktivitas Kapal Tongkang Batu Bara di Sungai Mahakam (Instagram/kaltiminfo_id)
Aktivitas Kapal Tongkang Batu Bara di Sungai Mahakam (Instagram/kaltiminfo_id)

Berdasarkan hasil riset, perkara pertambangan mineral dan batu bara (Minerba) menjadi jenis kejahatan SDA-LH yang paling banyak ditangani pengadilan, yakni mencapai 43,11 persen dari total perkara. Posisi berikutnya ditempati perkara kehutanan sebesar 17 persen.

Meski menjadi perkara terbanyak, rata-rata hukuman penjara yang dijatuhkan kepada pelaku kejahatan Minerba justru paling ringan dibandingkan jenis kejahatan SDA-LH lainnya, yakni sekitar 10 bulan penjara.

Nur menilai ringannya hukuman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pelaku tidak jera.

"Kenapa kejahatan ini terus-menerus tetap terjadi meskipun vonisnya itu sebagian besar divonis bersalah," ujarnya.

Selain vonis yang relatif ringan, Auriga juga menemukan adanya kecenderungan tuntutan jaksa lebih tinggi dibandingkan putusan akhir yang dijatuhkan majelis hakim.

baca juga

Riset tersebut juga menyoroti masih minimnya penindakan terhadap korporasi dalam perkara kejahatan SDA-LH. Dari total 1.932 terdakwa yang tercatat selama periode penelitian, hanya 70 perkara yang menempatkan korporasi sebagai terdakwa. Sementara sekitar 99,1 persen sisanya menjerat pelaku individu.

Menurut Nur, kondisi tersebut menunjukkan penegakan hukum masih berfokus pada pelaku di lapangan dan belum menyentuh aktor utama maupun pihak yang menikmati keuntungan dari kejahatan tersebut.

"Kecenderungan penegakan hukum masih menyasar pada pelaku-pelaku lapangan, belum mengungkap pelaku-pelaku yang ada di balik itu, penerima manfaat, dan seterusnya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:44 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?

Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik

Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:01 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:11 WIB

Menakar Kebijakan Ekspor SDA: Mandiri atau Cuma Jadi Sapi Perah?

Menakar Kebijakan Ekspor SDA: Mandiri atau Cuma Jadi Sapi Perah?

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:03 WIB

BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk

BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027

Pemberlakukan Tidak Naik Kelas Bagi Siswa Mulai Diterapkan 2027

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:47 WIB

4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing

4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Hadiri Muktamar Al Khairiyah di Cilegon, Mardiono Bahas Swasembada Pangan

Hadiri Muktamar Al Khairiyah di Cilegon, Mardiono Bahas Swasembada Pangan

Banten | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Metabolisme Sehat Bukan Sekadar Rajin Olahraga, Ini Jaringan Sistem Tubuh yang Berperan

Metabolisme Sehat Bukan Sekadar Rajin Olahraga, Ini Jaringan Sistem Tubuh yang Berperan

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Kebakaran Lahan Pecah di Dua Titik Strategis Lampung, Gubernur Rilis Instruksi Tegas

Kebakaran Lahan Pecah di Dua Titik Strategis Lampung, Gubernur Rilis Instruksi Tegas

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Sebut Diri Setkab Gengs Ucapan Anak Buah Teddy untuk HUT Prabowo Kena Skak Publik: Tiup Apinya

Sebut Diri Setkab Gengs Ucapan Anak Buah Teddy untuk HUT Prabowo Kena Skak Publik: Tiup Apinya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kecanduan hingga Child Grooming, Meutya Hafid Ungkap Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

Kecanduan hingga Child Grooming, Meutya Hafid Ungkap Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta oleh MSCI, Akibat Terlalu Sering Goreng Saham?

Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta oleh MSCI, Akibat Terlalu Sering Goreng Saham?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Golden Kamuy Lanjutkan Kisah Lewat Serial Live-Action Baru Tayang 2027

Golden Kamuy Lanjutkan Kisah Lewat Serial Live-Action Baru Tayang 2027

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×