Dorr! Polisi Myanmar Bubarkan Pelayat di Upacara Pemakaman

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 29 Maret 2021 | 21:38 WIB
Dorr! Polisi Myanmar Bubarkan Pelayat di Upacara Pemakaman
Ilustrasi suasana pemakaman demonstran di Myanmar. [Foto/AFP]

Suara.com - Polisi Myanmar membubarkan pelayat saat upacara pemakaman Thae Maung Maung berlangsung. Menyadur Insider Senin (29/03) aksi itu melukai beberapa pengunjung yang tak sempat menyelamatkan diri.

Thae Maung Maung adalah salah satu domenstran yang tewas di tangan aparat kala mempertahankan demokrasi di tanah kelahirannya. Pria 20 tahun ini meninggal hari Minggu (28/03).

Teman dan keluarga sedang berkumpul untuk upacara pemakamannya di kota Bago, dekat Yangon, ketika aparat mulai meletuskan tembakan untuk membubarkan para pelayat.

"Saat kami menyanyikan lagu revolusi untuknya, pasukan keamanan datang dan menembak kami," kata pelayat bernama Aye. "Orang-orang lari saat mereka melepaskan tembakan."

AP melaporkan bahwa pemakaman kini menjadi titik baru dalam protes Myanmar seperti yang terjadi pada upacara kematian Shwe Myint, demonstran yang ditembak mati oleh polisi pada hari Sabtu.

Sejumlah orang menghadiri proses pemakaman Kyal Sin (19) alias Angel, seorang pengunjuk rasa yang tewas tertembak oleh pihak militer saat berunjuk rasa menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar, Kamis (4/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.
(Ilusrasi) Sejumlah orang menghadiri proses pemakaman Kyal Sin (19) alias Angel, seorang pengunjuk rasa yang tewas tertembak oleh pihak militer saat menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar, Kamis (4/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.

Kerumunan orang turun ke jalan dengan para pelayat meneriakkan slogan-slogan demokrasi dan memberikan hormat tiga jari, yang telah menjadi simbol pemberontakan terhadap junta militer.

Diperkirakan sekitar 114 orang tewas pada hari Sabtu yang kini disebut sebagai salah satu hari paling berdarah di Myanmar. Total. lebih dari 440 warga sipil dibunuh sejak kudeta dimulai.

Pada hari Sabtu, pelayat memberi penghormatan tiga jari pada peti mati Sai Wan Yan yang berusia 13 tahun. Bocah ini dibunuh oleh pasukan keamanan saat bermain di luar rumah.

Kekerasan ini meningkat saat perayaan Hari Angkatan Bersenjata militer Myanmar di mana parade diadakan di ibu kota Naypyitaw. Pada kesempatan itu,  Min Aung Hlaing berkata akan melindungi rakyat dan berjuang demi demokrasi.

baca juga

"Militer merayakan Hari Angkatan Bersenjata dengan melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang yang seharusnya dibelanya," cuit Tom Andrews, pelapor khusus HAM PBB di Myanmar.

Andrews menambahkan sumber pendanaan junta, termasuk pendapatan minyak dan gas juga akses senjata harus segara dihentikan. Komentar kecaman atau keprihatinan "terdengar hampa" untuk situasi saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu! Kisah Sedih Mempelai Wanita Meninggal Dunia, Resepsi Jadi Pemakaman

Pilu! Kisah Sedih Mempelai Wanita Meninggal Dunia, Resepsi Jadi Pemakaman

Lifestyle | Minggu, 28 Maret 2021 | 13:32 WIB

Cara Berkunjung ke Pemakaman Covid-19 Macanda Gowa, Daftar di Sini

Cara Berkunjung ke Pemakaman Covid-19 Macanda Gowa, Daftar di Sini

Sulsel | Senin, 22 Maret 2021 | 14:09 WIB

Provinsi Ini Perbolehkan Warga Ziarah ke Pemakaman Covid-19, Ini Syaratnya

Provinsi Ini Perbolehkan Warga Ziarah ke Pemakaman Covid-19, Ini Syaratnya

Kaltim | Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:38 WIB

Terkini

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:55 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:48 WIB

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:40 WIB

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:34 WIB

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

×