Mengapa Pohon Sakura di Jepang Berbunga Semakin Awal?

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 10:47 WIB
Mengapa Pohon Sakura di Jepang Berbunga Semakin Awal?
BBC

Suara.com - Musim bunga sakura yang menandakan musim semi di Jepang telah mencapai puncaknya paling awal sejak pencatatan dimulai 1.200 tahun yang lalu, menurut penelitian.

Musim sakura 2021 di kota Kyoto mencapai puncaknya pada 26 Maret, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Osaka.

Pembungaan yang semakin awal dalam beberapa dekade terakhir kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan iklim, kata para ilmuwan.

Catatan dari Kyoto dimulai sejak tahun 812 Masehi dalam dokumen dan buku harian istana kekaisaran.

Kyoto mengalami musim semi yang lebih hangat dari biasanya tahun ini.

Rekor sebelumnya di sana yaitu pada tahun 1409, ketika musim mencapai puncaknya pada 27 Maret.

Bunga sakura hanya bertahan selama beberapa hari, namun penampakkan mereka sangat penting, baik secara ekonomi maupun budaya. Teman dan keluarga berkumpul, dan Instagram dibanjiri dengan gambar.

Dataset untuk musim bunga sakura di Jepang sangat berharga karena sudah ada sejak lama.

"Di Kyoto, catatan waktu perayaan festival bunga sakura sejak abad ke-9 merekonstruksi iklim masa lalu dan menunjukkan peningkatan suhu lokal, yang terkait dengan pemanasan global dan urbanisasi," menurut makalah yang diterbitkan di jurnal ilmiah Biological Conservation.


Yasuyuki Aono, seorang peneliti di Universitas Prefektur Osaka, telah melacak data tersebut hingga tahun 812.

"Saya telah mencari dan mengumpulkan data fenologis untuk tanggal ketika pohon sakura (Prunus jamasakura) berbunga penuh dari banyak buku harian dan kronik yang ditulis oleh kaisar, bangsawan, gubernur, dan biksu di Kyoto di masa lalu," tulisnya.

Fenologi adalah studi tentang musim dan peristiwa biologis yang berulang.

Sejak sekitar tahun 1800, data menunjukkan tanggal puncak musim sakura di Kyoto perlahan-lahan bergerak mundur dari pertengahan April menuju awal bulan.

Progres musim bunga sakura dipantau secara ketat di Jepang. Badan meteorologi di negara itu bahkan mengumumkan perkiraan bunga pertama dan puncak musim.

Tahun ini, musim sakura dimulai di Hiroshima pada 11 Maret, delapan hari lebih awal dari rekor sebelumnya, yang terjadi pada 2004, menurut Japan Forward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Netizen: Norak Banget!

Viral Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Netizen: Norak Banget!

News | Selasa, 16 April 2024 | 12:08 WIB

Bak Tak Ada Adab, Viral Wisatawan Indonesia Diduga Rusak Pohon Sakura di Jepang

Bak Tak Ada Adab, Viral Wisatawan Indonesia Diduga Rusak Pohon Sakura di Jepang

Lifestyle | Minggu, 14 April 2024 | 10:03 WIB

Pohon Meihua Imlek dan Sakura Sama, Apakah Benar?

Pohon Meihua Imlek dan Sakura Sama, Apakah Benar?

Lifestyle | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB