Tak Memuaskan, DPRD Nilai Sarana Jaya Tutupi Data Pembelian Lahan

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 16:55 WIB
Tak Memuaskan, DPRD Nilai Sarana Jaya Tutupi Data Pembelian Lahan
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. (ANTARA/Ricky Prayoga)

Suara.com - Komisi B DPRD Jakarta kembali memanggil Perumda Pembangunan Sarana Jaya untuk diminta keterangan mengenai pembelian lahan yang telah dilakukan sejak lama. Namun penjelasan yang disampaikan tidak memuaskan legislator Kebon Sirih itu.

Pemanggilan dilakukan setelah ditetapkannya Direktur Utama Sarana Jaya Yoory C Pinontoan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Korupsi (KPK). Dua pekan lalu DPRD juga sudah melakukan pemanggilan kepada Sarana Jaya.

Pada saat rapat terungkap ada pembelian lahan seluas 70 hektare yang tak jelas peruntukannya. Plt Dirut Sarana Jaya Indra S Arharrys yang saat itu hadir juga tak bisa menjelaskannnya.

Akhirnya rapat ditunda sampai akhirnya kembali digelar hari ini, Rabu (31/3/2021). Kendati demikian, banyak pertanyaan dari anggota dewan yang tak terjawab.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi E DPRD DKI dari fraksi PSI, Eneng Melianasari menilai anak buah Gubernur Anies itu sengaja menutupi data pembelian lahan. Ada motif tertentu dibalik tindakannya itu.

"Sepertinya ada yang ditutupi. Jadi enggak terang benderang. Padahal kan bisa disampaikan," ujar Eneng di gedung DPRD DKI, Rabu (31/3/2021).

Eneng mengatakan, seharusnya rapat kali ini mendengar keterangan dari Sarana Jaya soal aset yang dimiliki, khususnya soal pembelian lahan. Namun Indra dan anak buahnya tak melampirkan materi yang sesuai dengan permintaan.

"Jadi tolong dong kalau sudah komitmen untuk kelengkapan data akan dikirim 2 minggu setelahnya, tetapi di rapat ini kan enggak diindahkan semuanya," katanya.

Karena banyak pertanyaan tak terjawab saat rapat, Sarana Jaya berjanji memberikan jawaban melalui keterangan tertulis kepada anggota dewan. Eneng pun menyayangkan hal ini.

"Kalau menurutku, jangan buang-buang waktu kita dong, karena kita sudah ngasih waktu nih untuk kasih data, tapi hari ini enggak ada kita dikasih data," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan, KPK Cecar Direktur Perumda Sarana Jaya

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan, KPK Cecar Direktur Perumda Sarana Jaya

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 03:50 WIB

MAKI Serahkan Bukti Lahan di Cipayung Ke KPK yang Diduga Dikorupsi

MAKI Serahkan Bukti Lahan di Cipayung Ke KPK yang Diduga Dikorupsi

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:48 WIB

DPRD Ungkap Sarana Jaya Beli 70 Hektar Lahan, Wagub DKI Tak Tahu

DPRD Ungkap Sarana Jaya Beli 70 Hektar Lahan, Wagub DKI Tak Tahu

Jakarta | Jum'at, 19 Maret 2021 | 15:05 WIB

Parah! Rumah DP 0 Rupiah Anies Baswedan Disebut Mirip Kuburan dan Penjara

Parah! Rumah DP 0 Rupiah Anies Baswedan Disebut Mirip Kuburan dan Penjara

Jakarta | Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB