Kelompok Bersenjata Serang Sebuah Desa di Ethiopia, 30 Warga Sipil Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 01 April 2021 | 18:32 WIB
Kelompok Bersenjata Serang Sebuah Desa di Ethiopia, 30 Warga Sipil Tewas
Ilustrasi senjata. (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya 30 warga sipil tewas dalam sebuah serangan yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata di sebuah desa di wilayah Oromia, Ethiopia pada Rabu (31/3).

Menyadur Al Jazeera, Kamis (1/4/2021) Petani Wossen Andaege (50), seorang saksi mata di tempat kejadian, mengatakan tetangganya tewas dalam serangan pada Selasa di Zona Wollega Barat Oromia. Dia mengidentifikasi para korban sebagai etnis Amhara.

"Kami mengambil jenazah menggunakan mobil dan kami menguburkan 30 orang," kata Wossen kepada kantor berita Reuters melalui telepon.

Dia mengatakan dia dan keluarganya mendengar suara tembakan dan melarikan diri ke kantor pemerintah terdekat untuk menunggu perlindungan dari pasukan federal.

Seorang pria penduduk distrik Babo-Gembel tempat serangan itu terjadi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kelompok bersenjata itu tiba pukul 09.00 malam waktu setempat.

"Tempat itu tidak memiliki perlindungan keamanan dari aparat keamanan pemerintah saat itu. Saya menemukan 29 jenazah tergeletak di satu area, sementara ada jenazah lain yang berserakan di area terdekat," kata pria tersebut.

Otoritas setempat menyalahkan serangan itu, di mana 15 orang lainnya terluka, pada kelompok pecahan dari Front Pembebasan Oromo (OLF), yang dikenal sebagai OLF Shane atau Tentara Pembebasan Oromo.

OLF adalah partai oposisi yang menghabiskan bertahun-tahun di pengasingan tetapi tidak dicekal setelah Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed menjabat pada 2018.

Oromo adalah kelompok etnis terbesar di Ethiopia dan Amhara adalah yang terbesar kedua. Dua wilayah tetangga Amhara dan Oromia berbagi perbatasan.

baca juga

Warga sipil dari satu kelompok etnis yang tinggal di sisi lain perbatasan menjadi sasaran serangan dalam beberapa bulan terakhir.

Tewodrose Tirfe, ketua Asosiasi Amhara Amerika yang berbasis di Washington, DC, mengatakan "pada bulan Maret lebih dari 300 orang Amhara, termasuk wanita dan anak-anak, dibantai oleh Tentara Pembebasan Oromo".

Dia juga menuduh pemerintah "bungkam" atas aksi pembunuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Wasit Kolaps di Laga Kualifikasi Piala Afrika

Ngeri! Wasit Kolaps di Laga Kualifikasi Piala Afrika

Bola | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:15 WIB

Jejak Gelap Eritrea Dalam Perang Ethiopia

Jejak Gelap Eritrea Dalam Perang Ethiopia

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 12:09 WIB

Konflik Panjang, Kelompok Pemuda Tigray Bantai 600 Warga Sipil Ethiopia

Konflik Panjang, Kelompok Pemuda Tigray Bantai 600 Warga Sipil Ethiopia

Jatim | Rabu, 25 November 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×