Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Minggu, 04 April 2021 | 12:47 WIB
Eks Kepala Intel TNI: 21 Tahun Kerja Pemerintah Cegah Teroris, Nothing!
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Soleman Ponto (Screenshot YouTube Indonesia Lawyers Club)

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman Ponto menyebut, tidak ada perkembangan dalam pencegahan aksi terorisme yang dilakukan oleh pemerintah selama 21 tahun terakhir.

Menurut Soleman, sejak sejarah bom natal secara serentak di 12 daerah pada tahun 2000 lalu hingga saat ini, pola aksi terorisme selalu serupa tidak ada pencegahan yang maksimal.

"21 tahun catatan saya sejak 2000 bom Natal sampai hari ini 2021, 21 tahun dia (teroris) masih ada, pertanyaannya berarti selama ini kita kerja nothing! orang masih ada terus kok, sama modelnya, tidak berubah," kata Soleman dalam diskusi crosscheck, Minggu (4/4/2021).

Dia menilai selama ini Indonesia tidak pernah serius mencegah terorisme, melainkan hanya fokus pada menghukum pelaku tindak pidana terorisme yang sudah membunuh banyak orang.

"Kita tidak pernah mengurus teroris, yang kita urus selama ini hanya pelanggaran hukumnya, kita bilang kita mau mengatasi terorisme, yang dibikin UU teroris, tapi UU tindak pidana teroris, jadi tindak pidananya, artinya perbuatan yang sudah dilakukan," katanya.

Padahal, kata dia, seorang teroris ketika sudah terpapar ajaran radikal maka akan merencanakan untuk menghabisi orang atau kelompok yang berseberangan dengan pikiran radikalnya.

"Teroris itu 2/3 ada di bawah permukaan, ini tidak tersentuh, yang tersentuh 1/3 saja, dengan UU tindak pidana diperkuat segala macam saat itu saya tidak sependapat, kita mau mengatasi teroris tapi judulnya tindak pidana, itu bukan teroris, kalau teroris itu semua perencanaan di bawah permukaan," tutupnya.

Diketahui, aksi teror bom pengantin sempat mencoreng ibadat Minggu Palma di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus, Makassar pada Minggu (28/3/2021) kemarin.

Serangan bom bunuh diri itu dilakukan oleh sepasang suami istri; Muh Lukman Alfariz dan Dewi dengan menggunakan sepeda motor yang berupaya masuk ke kompleks gereja namun tertahan oleh petugas keamanan gereja sehingga bom meledak di depan gereja.

Selang beberapa hari, Markas Besar Polri di Jakarta diserang teroris Zakiah Aini (25) yang melakukan aksi lone wolf menyerang seorang diri hingga ditembak mati di tempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GMKI Diskusi Bareng Eks ISIS, Terungkap Tak Hanya Gereja Diteror, Tapi..

GMKI Diskusi Bareng Eks ISIS, Terungkap Tak Hanya Gereja Diteror, Tapi..

Malang | Minggu, 04 April 2021 | 11:55 WIB

Indonesia Banyak Teror, Mantan Kabais: Ini Salah BNPT, Bukan Intelijen!

Indonesia Banyak Teror, Mantan Kabais: Ini Salah BNPT, Bukan Intelijen!

News | Minggu, 04 April 2021 | 10:47 WIB

Densus 88 Geledah Ponpes, MUI Ingatkan Terorisme Bukan Soal Atribut

Densus 88 Geledah Ponpes, MUI Ingatkan Terorisme Bukan Soal Atribut

Sumsel | Minggu, 04 April 2021 | 10:57 WIB

Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam

Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam

Sulsel | Minggu, 04 April 2021 | 09:42 WIB

Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?

Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?

Banten | Minggu, 04 April 2021 | 07:10 WIB

Aksi Bagi-bagi Bunga, Muda-Mudi di Solo Tolak Terorisme dan Radikalisme

Aksi Bagi-bagi Bunga, Muda-Mudi di Solo Tolak Terorisme dan Radikalisme

Surakarta | Sabtu, 03 April 2021 | 17:20 WIB

PP Muhammadiyah Soroti Tembak Mati Terduga Terorisme

PP Muhammadiyah Soroti Tembak Mati Terduga Terorisme

Lampung | Sabtu, 03 April 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB