CEK FAKTA: Pelaku Bom Gereja Katedral Mantan Polisi Beragama Kristen?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 April 2021 | 10:28 WIB
CEK FAKTA: Pelaku Bom Gereja Katedral Mantan Polisi Beragama Kristen?
Fakta pelaku bom gereja katedral mantan polisi (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan pelaku bom Gereja Katedral, Makassar merupakan seorang mantan anggota polisi yang beragama Kristen Protestan.

Narasi tersebut dimuat oleh akun Facebook bernama Raffiqumar Bawazier.

Akun tersebut mengunggah foto tangkapan layar pemberitaan media Kompas.com berjudul 'Argo Yuwono" Salah Satu Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar Adalah Eks Anggota Intel yang Telah Dipecat'.

Selain itu, akun tersebut juga mengunggah foto penampakan pelaku bom Gereja Katedral Makassar.
Akun tersebut juga menambahkan narasi sebagai berikut:

"Pelakunya, mantan polisi, agama kristen protestan. Allah telah menunjukan yang benar. Alhamdulillah".

Benarkah klaim tersebut?

Fakta pelaku bom gereja katedral mantan polisi (Turnbackhoax.id)
Fakta pelaku bom gereja katedral mantan polisi (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (4/4/2021), klaim yang menyebut pelaku bom Gereja Katedral Makassar seorang mantan anggota polisi beragama Kristen Protestan adalah klaim yang keliru.

Setelah ditelusuri, ternyata foto tangkapan layar artikel media Kompas.com tersebut merupakan hasil suntingan atau editan.

baca juga

Dari penelusuran indeks berita Kompas.com pada 29 Maret 2021 pukul 17.05 WIB, tidak terdapat artikel seperti yang diunggah oleh akun Facebook tersebut.

Adapun foto pelaku bom yang memegang kertas ternyata bukanlah pelaku bom Gereja Katedral Makassar.

Fakta pelaku bom gereja katedral mantan polisi (Turnbackhoax.id)
Fakta pelaku bom gereja katedral mantan polisi (Turnbackhoax.id)

Pria itu merupakan pelaku penyerangan ulama Syekh Ali Jaber di Bandar Lampung pada September 2020 lalu.

Foto identik pernah dimuat oleh media Riaunews.com pada 17 September 2020 dalam artikel berjudul 'Polisi sebut penusuk Syekh Ali Jaber pemain tunggal, tidak disuruh'.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menyebut pelaku aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar merupakan sepasang suami istri.

Pelaku masing-masing berinisial L dan YSF alias D. Keduanya merupakan anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang diduga juga terlibat dakan pemboman di Jolo, Filipina Selatan pada 2019.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, disimpulkan klaim yang menyebut pelaku bom Gereja Katedral Makassar seorang mantan polisi beragama Kristen Protestan adalah klaim yang salah.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand Hutahaean: Negeri Kita Darurat Terorisme

Ferdinand Hutahaean: Negeri Kita Darurat Terorisme

Bekaci | Minggu, 04 April 2021 | 19:19 WIB

4 Korban Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Masih Dirawat, 16 Pulang

4 Korban Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Masih Dirawat, 16 Pulang

News | Minggu, 04 April 2021 | 15:55 WIB

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Bogor | Minggu, 04 April 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×