Kondisi Terkini Flores Timur: Semua Akses Tertutup, Bantuan Tersendat

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 05 April 2021 | 15:25 WIB
Kondisi Terkini Flores Timur: Semua Akses Tertutup, Bantuan Tersendat
Banjir [BBC]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih kesulitan untuk mencapai titik bencana di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diterjang banjir bandang pada Minggu (4/4/2021) kemarin.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan satu-satunya akses hanya dengan penyebrangan laut ke Pulau Adonara, pelayaran pun tak bisa dilakukan karena cuaca buruk akibat siklon tropis Seroja belum mereda.

"Kendala di lapangan itu masalah akses, karena pulau-pulau kecil ini masalah di penyebrangan laut, ini jadi karakteristik yang jadi tantangan kita. Kemudian masalah cuaca ada hujan, angin, gelombang tinggi sehingga pelayan tidak diperbolehkan," kata Raditya dalam jumpa pers virtual, Senin (5/4/2021).

Selain itu hingga saat ini jaringan internet juga masih terputus, sehingga koordinasi antara petugas di lapangan dan pihak luar untuk distribusi bantuan sulit dilakukan.

"Proses evakuasi korban yang tertimbun Lumpur masih terkendala, kondisi terakir alat berat sudah tiba di ujung desa Nelelamadike, sementara terkait pengungsi di Nelelamadike total sementara 256 dievakuasi ke balai desa Nelelamawangi dan SD, dan juga ada yang mengungsi di rumah keluarga," ungkapnya.

BNPB mencatat sejauh ini, banjir bandang di Kabupaten Flores Timur telah memakan korban 44 orang meninggal dunia, 9 luka-luka, 27 masih proses pencarian, 80 KK terdampak, dan 256 mengungsi di balai desa Nelelamawangi.

Kepala BNPB Doni Monardo dan rombongan belum bisa menggapai titik bencana. Mereka saat ini tengah menempuh jalur darat dari Maumere ke Larantuka, selanjutnya masih akan menuju titik bencana di Pulau Adonara jika kapal memungkinkan untuk menyeberang.

Adapun rincian jenis bantuan yang dikirimkan berupa; makanan siap saji sebanyak 1.002 paket, makanan tambahan gizi 1.002 paket, makanan lauk pauk 1.002 paket, selimut 3.000 lembar, sarung 2.000 lembar, alat tes cepat antigen 10.000 unit, masker kain 1.000 lembar dan masker medis 1.000 lembar.

Secara kumulatif, siklon tropis Seroja telah menggenangi 10 kabupaten dan 1 kota di NTT, antara lain; Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur (banjir bandang), Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Alor, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

baca juga

Hingga Senin (5/4/2021) pukul 14.00 WIB, tercatat sudah ada 68 jiwa dinyatakan meninggal dunia, 70 orang masih hilang, 15 luka-luka, 938 kepala keluarga atau 2.655 jiwa yang terdampak banjir.

Kemudian kerugian materiil yang tercatat sejauh ini; 25 rumah rusak berat, 114 rumah rusak sedang, 17 rumah hanyut, 60 rumah terendam, 743 rumah terdampak, 40 akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 1 fasilitas umum terdampak, dan 1 kapal tenggelam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini terkait bahaya Gelombang Tinggi 4 - 6 meter akibat siklon tropis Seroja yang berlaku dari tgl 5 - 6 April 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bandang Flores Timur, BNPB: 44 Orang Tewas, 24 Hilang, 256 Mengungsi

Banjir Bandang Flores Timur, BNPB: 44 Orang Tewas, 24 Hilang, 256 Mengungsi

Jatim | Senin, 05 April 2021 | 11:16 WIB

Update Banjir Bandang Flores Timur, Korban Tewas Tambah Jadi 44 Orang

Update Banjir Bandang Flores Timur, Korban Tewas Tambah Jadi 44 Orang

News | Senin, 05 April 2021 | 09:43 WIB

Penjelasan BMKG Soal Siklon Seroja, Bikin Gelombang Laut Naik 6 Meter Lebih

Penjelasan BMKG Soal Siklon Seroja, Bikin Gelombang Laut Naik 6 Meter Lebih

News | Senin, 05 April 2021 | 07:16 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia

Bogor | Minggu, 04 April 2021 | 14:46 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×