Kisah Heroik Sekdes di Lembata: Randi Tewas Tertimbun Demi Nyawa Satu Desa

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Jum'at, 09 April 2021 | 18:00 WIB
Kisah Heroik Sekdes di Lembata: Randi Tewas Tertimbun Demi Nyawa Satu Desa
Kepala Desa Waematan, Mus saat diwawancarai Suara.com terkait korban longsor di Lembata, NTT. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Sekretaris Desa Waematan, Randi Rupa (32) menjadi salah satu korban tertimbun longsor akibat banjir bandang dan badai siklon tropis seroja di Kabupaten Lembata, Kecamatan Ile Ape Timur, Nusa Tenggara Barat (NTT), pada Minggu (4/4) dini hari.

Hingga Jumat (9/4/2021) siang, jenazah Randi belum juga ditemukan.

Selain Randi, ibu dan dua adiknya juga dilaporkan tewas tertimbun longsor saat berada di dalam rumah. Total ada 13 rumah di Desa Waematan yang terdampak longsor dengan korban jiwa diperkirakan sebanyak 26 orang.

"Sudah ditemukan 15 yang belum 11, termasuk Sekdes dia punya mama dan dua adik," kata Kepala Desa Waematan, Mus kepada Suara.com di lokasi.

Hujan deras disertai angin kencang sudah mengguyur Desa Waematan sejak Sabtu (3/4) pagi sebelum terjadinya banjir dan longsor pada Minggu (4/4) sekira pukul 01.30 WITA.

Pencarian korban bencana longsor akibat banjir bandang dan badai siklon tropis seroja di NTT. (Suara.com/M Yasir)
Pencarian korban bencana longsor akibat banjir bandang dan badai siklon tropis seroja di NTT. (Suara.com/M Yasir)

Randi, kata Mus, sempat menghubungi perangkat Desa Jontona pada Minggu (4/4) sekira pukul 01.00 WITA dini hari untuk bersiaga  lantaran desa tersebut masuk zona merah bencana banjir dan erupsi.

Randi memberikan kabar lebih dahulu ke Desa Jontona lantaran sepanjang pengalaman Desa Waematan aman dari bencana banjir dan longsor. Namun, banjir dan longsor justru terjadi cukup parah di Desa Waematan. Sedangkan, di Desa Jontona tidak terlalu parah dan sebagian besar warganya telah mengevakuasi pasca mendapat kabar dari Randi.

"Setiap dia (Randi) kasih kabar itu pakai Orari (telepon satelit) dia sudah tidak bia dihubungi," beber Musa.

Hingga kekinian Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi korban banjir bandang dan longsor di Desa Waematan. Proses evakuasi terkendala dengan material longsor yang sebagian besar merupakan bebatuan alam berukuran besar dari Gunung Ile Ape.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas Bencana NTT Capai 163 Orang, Jokowi: Terbanyak di Lembata

Korban Tewas Bencana NTT Capai 163 Orang, Jokowi: Terbanyak di Lembata

News | Jum'at, 09 April 2021 | 14:40 WIB

Jokowi Salat Jumat di Lokasi Bencana Banjir Bandang Lembata NTT

Jokowi Salat Jumat di Lokasi Bencana Banjir Bandang Lembata NTT

News | Jum'at, 09 April 2021 | 13:54 WIB

20 Warga Masih Tertimbun Longsor di Lembata, Pencarian Dilanjut Besok Pagi

20 Warga Masih Tertimbun Longsor di Lembata, Pencarian Dilanjut Besok Pagi

News | Kamis, 08 April 2021 | 20:31 WIB

Tim SAR Evakuasi Enam Korban Tertimbun Longsor Lembata NTT

Tim SAR Evakuasi Enam Korban Tertimbun Longsor Lembata NTT

News | Kamis, 08 April 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×