Asal Tak Minta Tambah Anggaran, DPR Tak Soal Prabowo Bentuk Denwalsus

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 13 April 2021 | 11:05 WIB
Asal Tak Minta Tambah Anggaran, DPR Tak Soal Prabowo Bentuk Denwalsus
Ilustrasi---Menhan Prabowo Subianto (tengah) saat memberikan cindera mata kepada Chief of Air Force of Senegal Brigadier General Papa Souleymane di sela-sela penyerahan pesawat CN235-220 MPA kepada Angkatan Udara Republik Senegal, di Hanggar Fixed Wing PT DI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (18-3-2021). (ANTARA/HO-Humas Setjen Kemhan)

Suara.com - Pembentukan Denwalsus (Detasemen Kawal Khusus) oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto salah satunya dimaksudkan untuk mempresentasikan prajurit militer Indonesia yang kuat.

Namun menurut anggota Komisi I DPR Bobby Ardhityo Rizaldi, alasan tersebut bisa relevan bisa juga tidak.

Bobby juga menilai di luar alasan untuk pengamanan baik Menhan maupun para tamu Kemenhan  dan kunjungan tamu dari negara sahabat, pembentukan Denwalsus diminta tidak membebani anggaran Kemhan, lewat permintaan penambahan anggaran.

"Ya walaupun enggak relevan, enggak apa-apa juga selama enggak ada penambahan anggaran," kata Bobby dihubungi, Selasa (13/4/2021).

Sebelumnya, Bobby tidak mempersoalkan pembentukan Denwalsus. Bobby berujar selama pembentukan Denwalsus sesuai standar protokol dan tugas serta fungsi pokoknya maka hal itu tidak masalah.

"Ya gak masalah sih, selama memang lingkupnya sesuai standar protokol pengamanan di kementerian biasa, tanpa ada pelebaran Tupoksi, wewenang, atau tambahan anggaran yang belum disetujui," ujar Bobby.

Kendati diakui Bobby dirinya belum mendapat informasi resmi, namun pembentukan Denwalsus dipandang penting sebagai bentuk pengamanan.

Menurutnya pengamanan pejabat setingkat menteri perlu dipertimbangkan, agar kejadian serupa penusukan terhadap Wiranto yang kala itu menjabat Menkopolhukam tidak terulang.

"Kami belum mendapat info resmi, mungkin ini merujuk antisipasi agar kejadian lalu seperti penusukan Menkopolhukam Wiranto bisa dihindari. Waktu itu kan sempat akan ditinjau lagi prosedur atau protap pengamanan pejabat negara atau VIP," kata Bobby.

baca juga

Menurut Ketua DPP Partai Golkar itu, tingkat pengamanan yang diinginkan setiap menteri memang berbeda. Hanya saja perlu menjadi perhatian ialah standar protokol pengamanan pejabat negara itu sendiri.

"Ya setiap menteri kan beda-beda gayanya, ada yang nggak mau pengawalan ketat agar lebih dekat dengan masyarakat, ada yang sebaliknya. Sah-sah saja selama masih dalam koridor standar protokol pengamananan menteri," ujar Bobby.

Bantah Boroskan Anggaran

Ajudan pribadi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah membantah apabila pembentukan Denwalsus (Detasemen Kawal Khusus) membuat boros anggaran.

Hal itu untuk menanggapi beragam pertanyaan warganet yang menyerbu unggahan Rizky yang memperlihatkan apel pagi personel Denwalsus.

Salah satu pertanyaan dari warganet yang dijawab ialah soal khawatir pembentukan Denwalsus membuat anggaran negara boros.

Pertanyaan itu dituliskan akun @mile_solo di kolom komentar postingan ajudan pribadi Menhan Prabowo tersebut.

"Apa pasukan yang sudah ada tidak cukup sehingga dibentuk lagi Denwalsus hanya untuk satu kementerian saja, apa ini bukan pemborosan anggaran," tulisnya.

Rizky lantas menjawab dengan tegas kalau pembentukan Denwalsus sama sekali tidak membuat anggaran boros.

"Pemborosan anggaran yang Anda maksud bagaimana? Silahkan pelajari, tidak ada yang menyimpang apalagi seperti yang Anda bilang pemborosan anggaran negara," kata Rizky melalui akun Instagram @rizky_irmansyah pada Kamis (8/4/2021).

Rizky juga mengungkapkan kalau selama ini Kemenhan tidak pernah memiliki Denwalsus.

Pada kepemimpinan Menhan Prabowo Subianto lah baru dibentuk Denwalsus.

Denwalsus sendiri bertugas untuk keamanan Kemhan, Menhan, tamu-tamu VVIP Kemhan dan upacara penyambutan jajar kehormatan tamu-tamu negara.

Mereka diseleksi dan dipilih langsung oleh Prabowo.

"Mereka dilatih, dididik di Batujajar Pusdiklat Kopassus di Jawa Barat," tulisnya.

Personel Denwalsus Kementerian Pertahanan berasal dari unsur TNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator Ini Dukung Pembentukan Denwalsus, Ingatkan Soal Kasus Wiranto

Legislator Ini Dukung Pembentukan Denwalsus, Ingatkan Soal Kasus Wiranto

News | Selasa, 13 April 2021 | 10:29 WIB

Pemerintahan Jokowi Dianggap Lemah Atasi Ekonomi, Korupsi dan Covid-19

Pemerintahan Jokowi Dianggap Lemah Atasi Ekonomi, Korupsi dan Covid-19

News | Senin, 12 April 2021 | 21:41 WIB

Salip Jokowi, Prabowo Subianto Dianggap Layak Jadi Presiden 2024

Salip Jokowi, Prabowo Subianto Dianggap Layak Jadi Presiden 2024

News | Senin, 12 April 2021 | 20:38 WIB

Buntut Kudeta Partai Demokrat, AHY Geser Elaktebilitas Prabowo

Buntut Kudeta Partai Demokrat, AHY Geser Elaktebilitas Prabowo

Banten | Senin, 12 April 2021 | 07:39 WIB

Terkini

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

×