alexametrics

Dicurigai Kubu Moeldoko, Syarief Hasan: Tak Ada Orang Bisa Pengaruhi SBY!

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Dicurigai Kubu Moeldoko, Syarief Hasan: Tak Ada Orang Bisa Pengaruhi SBY!
Politikus senior Partai Demokrat, Syarief Hasan. (Suara.com/Ria Rizki)

"Dan SBY tidak atau bukan orang yang suka dipengaruhi gitu loh...:

Suara.com - Darmizal selaku pendukung Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang mengkritik manuver Susilo Bambang Yudhoyono yang mendaftarkan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham.

Menurutnya, ada yang menjerumuskan SBY untuk mengambil langkah keliru tersebut. Ia pun menyebut nama Syarief Hasan.

Menanggapi hal itu, Anggota Majelis Tinggi Partai DPP Demokrat, Syarief Hasan, menegaskan, bahwa SBY bukan lah orang yang mudah untuk dipengaruhi orang lain. Ia pun membantah telah menjerumuskan SBY.

"Dan SBY tidak atau bukan orang yang suka dipengaruhi gitu loh. Tidak seorang pun yang bisa mempengaruhi SBY," kata Syarief saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Dicecar Wartawan soal SBY Daftarkan Demokrat ke HAKI, Moeldoko Cuma Senyum

Syarief mengatakan, dalam kasus ini dirinya hanya berbicara soal fakta. Menurutnya, ia hanya mengatakan hal yang sebenarnya terjadi.

"Nah kalau mereka ada yang tidak terima saya tidak mau tanggapi karena ini kan kita lagi puasa enggak bagus ya nggak bagus. Pokoknya yang benar saya katakan benar, yang salah saya katakan salah gitu aja," tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya enggan berbicara panjang lebar menanggapi pernyataan Darmizal tersebut. Pasalnya, hari sudah memasuki bulan suci Ramadan dirinya hanya ingin berbicara yang baik-baik saja.

"Saya hanya menyatakan apa yang benar gitu lho," tandasnya.

Dicurigai Jebak SBY

Baca Juga: Heboh Disebut Daftarkan Demokrat ke HAKI, FKPD: SBY Lagi Pusing, Galau Kali

Darmizal menduga ada yang mengarahkan SBY untuk mendaftarkan Partai Demokrat ke Ditjen HKI Kemenkumham. Padahal kata Darmizal langkah itu merupakan blunder akibat ketakutan berlebihan SBY.

Komentar