Hari Raya Kuningan 2021: Makna, Tradisi, Waktu Perayaan, dan Ucapan

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 14 April 2021 | 21:08 WIB
Hari Raya Kuningan 2021: Makna, Tradisi, Waktu Perayaan, dan Ucapan
Perayaan Hari Raya Kuningan di Bali [Shutterstock]

Suara.com - Hari Raya Galungan selalu lekat dengan hari raya lain dalam penanggalan umat Hindu, yaitu Kuningan. Hari Raya Kuningan sendiri akan diperingati tepat 10 hari setelah Hari Raya Galungan, sebagai satu rangkaian.

Sebenarnya hari raya ini memiliki makna yang menarik, jika melihat dari akar tradisi umat Hindu yang ada di Bali. Nah, untuk mengetahui sedikit lebih jauh, Anda bisa baca poin-poin di bawah ini.

Makna Hari Raya Kuningan

Hari Raya Kuningan merupakan hari yang merayakan kemenangan dharma melawan adharma, dalam bahasa lebih mudah dicerna, ini adalah hari dimana umat Hindu merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan. Umat Hindu sendiri kemudian membuat perayaan besar dan pemujaan yang ditujukan pada para dewa, untuk berterimakasih atas kemenangan tersebut.

Tradisi yang Dilakukan Umat Hindu

Dalam tradisi perayaannya sendiri, bisa ditemui hal-hal unik di tempat berbeda. Misalnya di Tabanan, Anda akan menemukan warga merayakannya dengan membagikan uang pada warga dengan cara dilempar ke udara. Hal ini dilakukan setelah persembahyangan selesai dilaksanakan.

Perayaan juga dilakukan dengan memberikan sesaji pada para dewa dan leluhur, sebagai ucapan terimakasih atas berkat dan kemenangan yang diberikan. Jadi, secara nyata memberikan uang pada yang membutuhkan, dan secara tak kasat mata memberikan persembahan berupa makanan ringan, makanan berat, hingga berbagai bunga dan dupa yang dibakar.

Kapan Akan Dilaksanakan?

Menurut kalender Bali sendiri, Hari Raya Kuningan akan dilaksanakan pada hari Saniscara Kliwon. Dalam kalender Masehi, hari ini jatuh pada hari Sabtu Kliwon, tepat 10 hari setelah perayaan Hari Raya Galungan. Artinya, tanggal 24 April 2021 akan dilaksanakan hari raya ini.

Ucapan Hari Raya Kuningan

Sebenarnya, ucapan Hari Raya Kuningan sendiri biasanya serupa dengan apa yang diucapkan pada saat Hari Raya Galungan karena merupakan satu rangkaian yang sama. Misalnya :

  • Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan lan Kuningan, Semoga Dharma selalu dekat dengan kehidupan kita semua, dan senantiasa dijauhkan dari Adharma.
  • Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, mari merayakan kemenangan ini dengan penuh rasa syukur, dan selalu mawas diri untuk menerapkan Dharma dalam kehidupan setiap hari.

Itu tadi sedikit ulasan mengenai Hari Raya Kuningan yang akan tiba pada 24 April 2021 nanti. Semoga bermanfaat.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Raya Galungan: Makna hingga Tradisi Perayaannya di Indonesia

Hari Raya Galungan: Makna hingga Tradisi Perayaannya di Indonesia

News | Rabu, 14 April 2021 | 10:01 WIB

5 Fakta Unik Hari Raya Nyepi yang Bisa Kamu Temukan saat di Bali

5 Fakta Unik Hari Raya Nyepi yang Bisa Kamu Temukan saat di Bali

Video | Minggu, 14 Maret 2021 | 19:00 WIB

5 Tradisi Unik Hari Raya Galungan dan Kuningan

5 Tradisi Unik Hari Raya Galungan dan Kuningan

News | Rabu, 16 September 2020 | 15:11 WIB

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB