Hari Ini, Eks Menkes Siti Fadilah Ikut Vaksinasi Vaksin Nusantara di RSPAD

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 15 April 2021 | 12:29 WIB
Hari Ini, Eks Menkes Siti Fadilah Ikut Vaksinasi Vaksin Nusantara di RSPAD
Ilustrasi. Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi. [suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Peneliti Utama Vaksin Nusantara, Kolonel dr Jonny mengatakan, mantan menteri kesehatan era SBY yakni Siti Fadilah disebut menjadi relawan untuk diambil darahnya di RSPAD guna uji klinis fase II Vaksin Nusantara, Kamis (15/4/2021) ini.

"Iya (Siti Fadilah ikut rangkaian vaksinasi Vaksin Nusantara) hari ini ada di jadwal kita," kata Jonny saat dihubungi Suara.com, Kamis (15/4).

Jonny mengatakan, Siti Fadilah sudah masuk namanya untuk ikuti rangkaian vaksinasi sejak kemarin. Namun, direncanakan baru hari ini diambil sampel darahnya.

"Di jadwal kemarin sih saya liat ada (nama Siti Fadilah)," tuturnya.

Kendati begitu, Jonny tak membeberkan apakah Siti Fadilah sudah mendatangi RSPAD atau belum siang ini. Ia mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Adapun berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, belum ada tanda-tanda kedatangan para tokoh atau anggota DPR RI yang kembali mengikuti rangkaian vaksinasi Vaksin Nusantara di RSPAD, Jakarta Pusat. Awak media hanya bisa menunggu dari seberang jalan gedung Cellure Center RSPAD.

Vaksin Nusantara

Sebelumnya, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta mulai menggelar uji klinis fase II Vaksin Nusantara, Rabu (14/4/2021).

Terkait vaksinasi itu, eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan sejumlah anggota DPR RI bersedia menjadi relawan untuk menyumbangkan darahnya .

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, anggota DPR yang ikut hadir menjalani suntik vaksin Nusantara di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, anggota DPR dari PDIP Adian Napitupulu, Anggota Komisi IX Saleh Daulay dan Melki Leka Lena.

"Proses tadi adalah proses awal dari vaksinasi yang menggunakan jenis Vaksin Nusantara. Jangan dianggap tadi bukan vaksin, ambil darah itu bagian dari prosesnya. Kamis depan baru disuntikkan kembali ke masing-masing orang sesuai pengambilan darah tadi," ungkap Melki di RSPAD, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Melki mengklaim, uji klinis fase II ini sudah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga tidak masalah dilakukan.

Sementara, BPOM dalam rapat bersama DPR pekan lalu menegaskan bahwa Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas; terapi atau vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Azis Syamsuddin: Vaksin Nusantara Cermin Kedaulatan Bangsa

Azis Syamsuddin: Vaksin Nusantara Cermin Kedaulatan Bangsa

DPR | Kamis, 15 April 2021 | 11:57 WIB

Diklaim Karya Anak Bangsa, Bahan dan Peneliti Vaksin Nusantara dari AS

Diklaim Karya Anak Bangsa, Bahan dan Peneliti Vaksin Nusantara dari AS

Health | Kamis, 15 April 2021 | 11:49 WIB

Muncul Desakan Hentikan Uji Klinis Vaksin Nusantara Terawan karena Bahaya

Muncul Desakan Hentikan Uji Klinis Vaksin Nusantara Terawan karena Bahaya

Banten | Kamis, 15 April 2021 | 11:02 WIB

Geger! BPOM Bongkar 5 Kesalahan Vaksin Nusantara Terawan, Hingga Bahaya

Geger! BPOM Bongkar 5 Kesalahan Vaksin Nusantara Terawan, Hingga Bahaya

Bali | Kamis, 15 April 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:54 WIB

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:58 WIB