Olah TKP, Polisi Sterilkan Rumah Terduga Teroris di Makassar

Erick Tanjung

Kamis, 15 April 2021 | 16:07 WIB
Olah TKP, Polisi Sterilkan Rumah Terduga Teroris di Makassar
Aparat memasang pintu seng rumah terduga teroris yang digaris polisi usai ditembak mati di Jalan Manuruki 3, RT/RW 001/002, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4/2021). [Antara/Darwin Fatir].

Suara.com - Pihak kepolisian mensterilkan salah satu rumah terduga setelah penembakan satu terduga teroris di Jalan Manuruki 3, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4/2021).

Aparat memasang garis polisi di pagar depan rumah terduga untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) usai penggerebekan di rumah panggung yang ditempati terduga teroris tersebut saat ditembak polisi hingga tewas.

Sejumlah aparat masih berjaga-jaga di lokasi penembakan di RT/RW 001/002, Kelurahan Sudiang Raya untuk menjaga lokasi. Kejadian itu pun mengundang sejumlah warga sekitar.

"Tadi di dapur sempat intip ada suara dengar ribut-ribut di sebelah, ternyata polisi gedor-gedor pintu rumah sebelah," kata warga sekitar Mince Alce yang bersebelahan dengan rumah terduga, usai kejadian.

Selanjutnya, polisi berpakaian preman memaksa masuk ke rumah itu menggunakan topeng (Densus 88) lalu menangkap orang itu. Selanjutnya diikat tangan dari belakang.

"Tadi saya intip dari dapur satu orang diikat tangannya, lalu melawan lalu naik sampai ke atas loteng, terdengar suara ribut-ribut. Saya berteriak, karena takut saya lalu keluar rumah," ujar Ince.

Warga lainnya, Anna Lapo (38) menambahkan mendengar seperti suara petasan hingga dua kali, tapi tidak mengetahui adanya penggerebekan. Bahkan, tadi malam sempat mendengar suara anak kecil menangis di rumah terduga.

"Tadi kejadiannya sekitar pukul 11.00 WITA, terjadi ribut-ribut. Ternyata penggerebekan, di rumah sebelah. Memang sejak mereka tinggal selalu tertutup dan tidak bertetangga," ujar Anna.

Selain tertutup, juga tidak bersosialisasi dengan warga sekitar. Bahkan rumah yang ditempati sering ramai orang-orang hingga tengah malam, tidak diketahui sedang berbuat apa, katanya pula.

"Suka cekcok dengan tetangga, tidak pernah bergaul, kami tidak kenal baik selama ini tertutup," katanya lagi.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menembak mati salah satu terduga teroris berinisial MT (49), di Jalan Manuruki 3, Kecamatan Biringkanaya, Makassar sekitar pukul 10.30 WITA. Jenazah terduga sudah dibawa aparat kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Mudik Lebaran, Pemprov Sulsel Gandeng TNI Polri Jaga Perbatasan

Cegah Mudik Lebaran, Pemprov Sulsel Gandeng TNI Polri Jaga Perbatasan

Sulsel | Kamis, 15 April 2021 | 11:23 WIB

Waktu Buka Puasa Makassar Kamis 15 April 2021 dan Masjid Tempat Ngabuburit

Waktu Buka Puasa Makassar Kamis 15 April 2021 dan Masjid Tempat Ngabuburit

Sulsel | Kamis, 15 April 2021 | 11:00 WIB

Terbukti Hina Wali Kota Makassar di Medsos, Lurah Pandang Dipecat

Terbukti Hina Wali Kota Makassar di Medsos, Lurah Pandang Dipecat

Sulsel | Kamis, 15 April 2021 | 10:40 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB