Remas Payudara Gadis 15 Tahun, Oknum Sekdes di Bima Dilaporkan ke Polisi

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 16 April 2021 | 08:30 WIB
Remas Payudara Gadis 15 Tahun, Oknum Sekdes di Bima Dilaporkan ke Polisi
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

Suara.com - Oknum Sekretaris Desa (Sekdes) berinisial RO di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTT, dilaporkan ke polisi kasus pelecehan seksual terhadap gadis 15 tahun. Pelaku disebut telah memeluk hingga memeras payudara korban.

Berdasarkan laporan polisi, kejadian itu berlangsung pada Rabu (7/4) lalu sekitar pukul 19.30 WITA di rumah nenek korban. Saat itu korban sedang duduk bersama neneknya di emperan rumah.

Kasubag Humas Iptu Jufrin Rama membenarkan adanya laporan dugaan pelecah seksual yang dilakukan oleh sekdes tersebut. Saat ini laporan tersebut sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim.

"Laporannya sedang kami tindaklanjuti," ujar Iptu Jufrin Rama, seperti diberitakan beritabali.com - jaringan Suara.com, Kamis (15/4/2021).

Kronologi

Berdasarkan laporan polisi, saat itu tiba-tiba datang RO dan hendak menyampaikan sesuatu kepada nenek korban. Karena memasuki Isya, nenek korban sholat terlebih dahulu. Ketika nenek korban masuk ke dalam rumah, RO mengajak korban foto, namun korban menolaknya.

Tiba-tiba, RO memeluknya dan korban pun memberontak. Saat nenek korban keluar dari rumah, RO menjaga jaga jarak. Kemudian korban meminta izin kepada neneknya untuk membeli jajan. RO menawarkan kepada korban untuk menggunakan motornya. Setelah pulang, korban disuruh neneknya masuk ke dalam rumah untuk belajar.

RO kemudian meminta pulpen dan kertas sambil memberikan uang Rp35 ribu. Korban sempat menolak namun RO memaksanya. Korban pun menerima uang pemberian RO.

Beberapa saat kemudian, datang panggilan video call dari bibi korban yang bekerja di Taiwan. Meminta nomor rekening untuk mengirimkan uang kepada nenek korban. Korban pun keluar rumah dan memberitahukan kepada neneknya, sambil meminta nomor rekening. Kemudian RO menawarkan untuk menggunakan rekeningnya.

Karena sinyal kurang bagus, korban pergi ke rumah tetangga yang berada di belakang rumah. RO menawarkan untuk menemani korban. Mereka pergi menuju rumah tetangga sambil menyalakan HP senter karena situasinya gelap.

Dalam perjalanan itu, RO tiba-tiba memeluk korban dari belakang. Korban berbalik badan dan RO kembali memeluknya. Sementara, tangan RO meremas bagian payudara korban.

Korban memberontak, namun RO memintanya diam. Korban pun pulang karena dipanggil neneknya. Saat hendak ke rumah, RO kembali memeluknya dari belakang dan memeras payudara korban. Korban saat itu hendak berteriak tapi RO membekap mulutnya.

Korban berontak dan langsung lari begitu lepas dari pelukan RO. Korban lalu menceritakan perlakukan RO kepada kakaknya. Kemudian keluarga korban melaporkan ke Polres Bima Kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengadilan Batalkan Tuduhan, McGregor Bebas dari Kasus Pelecehan Seksual

Pengadilan Batalkan Tuduhan, McGregor Bebas dari Kasus Pelecehan Seksual

Sport | Kamis, 15 April 2021 | 21:47 WIB

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Dibebastugaskan Sementara

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Dibebastugaskan Sementara

News | Kamis, 15 April 2021 | 20:15 WIB

Dosen FISIP UNEJ Dicopot dari Jabatan, Buntut Tersangka Pelecehan Seksual

Dosen FISIP UNEJ Dicopot dari Jabatan, Buntut Tersangka Pelecehan Seksual

Malang | Kamis, 15 April 2021 | 16:01 WIB

Cabuli Gadis SMP, Tukang Fotokopi Tak Mau Ngaku Hingga Polisi Bawa Psikolog

Cabuli Gadis SMP, Tukang Fotokopi Tak Mau Ngaku Hingga Polisi Bawa Psikolog

Batam | Kamis, 15 April 2021 | 08:45 WIB

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Siap Kooperatif Hadapi Proses Hukum

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Siap Kooperatif Hadapi Proses Hukum

Malang | Kamis, 15 April 2021 | 04:43 WIB

Terkini

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:46 WIB

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:27 WIB

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:23 WIB

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:18 WIB

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:15 WIB

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:14 WIB

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB