Hindari Kesan Abuse Of Power, Jokowi Diminta Pecat Moeldoko

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 18 April 2021 | 12:13 WIB
Hindari Kesan Abuse Of Power, Jokowi Diminta Pecat Moeldoko
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. [Suara.com/Angga Budhiyanto

Suara.com - Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago memandang. Presiden Jokowi perlu memberhentikan Kepala Staf Presiden Moeldoko dengan tidak hormat. Langkah itu diperlukan seiring manuver Moeldoko dalam mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

Pangi mengatakan, Moeldoko perlu dicopot untuk menghindari Jokowi dari persepsi publik bahwa ada keterlibatan orang nomor satu di Indonesia itu dalam aksi Moeldoko terkait Partai Demokrat.

"Ini kan bentuk dari bagaimana presiden agar tidak terkesan abuse of power itu terjadi bahwa presiden sangat profesional bahwa jabatan yang beliau pegang sebagai jabatan publik sebagai kepala staf kepresidenan itu inti dari Istana juga. Nah sangat disayangkan kalau kemudian beliau (Moeldoko) tidak ditegur kemudian tidak diberhentikan," kata Pangi dalam diskusi virtual, Minggu (18/4/2021).

Pangi berujar pandangan dirinya agar Moeldoko dicopot sudah sejak awal saat mengetahui keterlibatan eks Panglima TNI itu dalam kekisruhan di Partai Demokrat. Menurut Pangi pendapat serupa juga banyak disampaikan pengamat, tokoh, lembaga survei dan berbagai kalangan.

"Kalaupun tidak diberhentikan dengan hormat mungkin bisa pilihan-pilihan lain yang agak lebih soft tidak terlalu keras. Misalnya pemindahan kepada pos-pos strategis lain tidak harus di KSP. Karena itu bersentuhan suara atau representasi dari pejabat negara, kepresidenaan," kata Pangi.

"Jadi ini bukan permintaan satu dua orang sebetulnya. Ini permintaan banyak masyarakat bahwa KSP itu diisi oleh the right man on the right place," sambungnya.

Mengaku-ngaku Ketum Demokrat

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) Herzaky Mahendra Putra mengatakan Kepala Staf Presiden, Moeldoko seharusnya tidak lagi menggunakan atribut Partai Demokrat, apalagi sampai mengaku-ngaku Ketua Umum. Pasalnya, kepengurusan Moeldoko melalui hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang sudah ditolak pemerintah.

Pernyataan Herzaky itu menanggapi klaim Moeldoko tentang status dan posisinya sebagai Ketum Partai Demokrat. Atribut itu digunakan Moeldokk saat mengucapkan berduka cita terhadap sejumlah bencana alam yang belakangan terjadi, melalui gambar yang tersebar di media sosial.

Mengutip pernyataan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Herzaky mengatakan sikap Moeldoko tersebut memalukan sekaligus menjijikan.

"Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono bahwa beliau sendiri kehabisan kata-kata, kehilangan kata-kata untuk mengomentari sikap yang sangat memalukan dan menjijikan ini. Mengaku-ngaku suatu status yang tidak dimiliki," kata Herzaky dalam diskusi secara daring, Minggu (18/4/2021).

Herzaky menambahkan sebagai pejabat publik seharusnya Moeldoko dapat lebih berhati-hati dalam bersikap. Ia menyebut langkah Moeldoko yang masih membawa atribut Ketum Partai Demokrat setelah pemerintah menolak kepengurusannya, mencerminkan contoh yang tidak baik.

"Kok ini sepertinya jauh sejalu dari integritas seorang pejabat publik yang seharusnya menjunjung tinggi good governance ya. Kan ada faktor good governance kemudian etika, norma dan juga peraturan perundang-undangan gitu loh. Bagaimana pun seorang KSP tentunya memberikan contoh," kata Herzaky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Moeldoko Masih Ngaku Ketum Demokrat, PD: Memalukan dan Menjijikan!

Sebut Moeldoko Masih Ngaku Ketum Demokrat, PD: Memalukan dan Menjijikan!

News | Minggu, 18 April 2021 | 11:04 WIB

Viral Jokowi Numpang ke Toilet Warga, Paspampres Sigap Tunggu Pintu WC

Viral Jokowi Numpang ke Toilet Warga, Paspampres Sigap Tunggu Pintu WC

Bali | Minggu, 18 April 2021 | 10:42 WIB

Pria Bule Gunting Kertas Jadi Wajah Jokowi, Publik: Biar Dikasih Sepeda

Pria Bule Gunting Kertas Jadi Wajah Jokowi, Publik: Biar Dikasih Sepeda

Hits | Minggu, 18 April 2021 | 11:21 WIB

Profil Abdullah Azwar Anas, Mantan Bupati Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

Profil Abdullah Azwar Anas, Mantan Bupati Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

News | Minggu, 18 April 2021 | 09:51 WIB

Profil Muhammad Rapsel Ali, Politisi Nasdem Diisukan Masuk Kabinet Jokowi

Profil Muhammad Rapsel Ali, Politisi Nasdem Diisukan Masuk Kabinet Jokowi

News | Minggu, 18 April 2021 | 08:05 WIB

Viral! Potret Sederhana Presiden Jokowi, Numpang Toilet di Rumah Warga

Viral! Potret Sederhana Presiden Jokowi, Numpang Toilet di Rumah Warga

News | Minggu, 18 April 2021 | 06:06 WIB

Presiden Jokowi Beberkan Alasan Pelarangan Mudik Lebaran 2021

Presiden Jokowi Beberkan Alasan Pelarangan Mudik Lebaran 2021

Banten | Minggu, 18 April 2021 | 03:45 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB