Uji Klinis Vaksin Nusantara Disetop, Riset Dilanjutkan untuk Non-Komersial

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 19 April 2021 | 20:54 WIB
Uji Klinis Vaksin Nusantara Disetop, Riset Dilanjutkan untuk Non-Komersial
Kepala BPOM Penny K Lukito menandatangani nota kesepahaman untuk Penelitian Berbasis Pelayanan Menggunakan Sel Dendritik untuk Meningkatkan Imunitas Terhadap Virus SARS-CoV-2 di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (19/4/2021). [Foto: Dok. Dispenad]

Suara.com - Uji klinis Vaksin Nusantara yang sebelumnya akan dilanjutkan, hari ini Senin (19/4/2021) resmi dihentikan. Penghentian riset tersebut ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman di Markas Besar (Mabes) TNI AD.

Penandatangan nota kesepahaman untuk Penelitian Berbasis Pelayanan Menggunakan Sel Dendritik untuk Meningkatkan Imunitas Terhadap Virus SARS-CoV-2 dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito.

Penandatanganan nota kesepahaman itu disaksikan juga oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy. 

Menurut keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), penelitian tersebut bukan merupakan kelanjutan dari uji klinis adaptif fase I vaksin yang bersal dari sel dendritik autoloh yang sebelumnya diinkubasi dengan spike protein severe acute respiratory Sars-Cov-2 pada subjek yang tidak terinfeksi Covid-19 serta tidak terdapat antibodi anti Sars-Cov-2. 

"Karena uji klinis fase I yang sering disebut berbagai kalangan sebagai program Vaksin Nusantara ini masih harus merespon beberapa temuan BPOM yang bersifat critical dan major," demikian yang disampaikan melalui keterangan resmi Dispenad TNI AD, Senin (19/4/2021). 

Lebih lanjut, penelitian baru yang bakal dilakukan di RSPAD Gatot Subroto akan berpedoman pada kaidah penelitian yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. Penelitian itu juga bersifat autologous yang hanya dipergunakan untuk diri pasien sendiri. 

"Sehingga tidak dapat dikomersialkan dan tidak diperlukan persetujuan izin edar," ujarnya. 

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Letjen TNI dr Albertus Budi Sulistya mengatakan, penelitian terhadap Vaksin Nusantara akan tetap dilanjutkan. Namun, penelitian yang dilakukan itu akan lebih fokus ke ilmiah berbasis pelayanan. 

Albertus mengungkapkan pihaknya saat ini tetap bakal melanjutkan penelitian untuk sel denditrik. 

baca juga

"Penelitian denditrik sel terapi ini tetap lanjut dan status penelitiannya adalah penelitian riset berbasis pelayanan," ungkap Albertus saat dihubungi, Senin (19/4/2021). 

Ia menjelaskan penelitian yang dimaksud itu untuk melihat kemampuan sel dendritik dapat meningkatkan kekebalan tubuh manusia terhadap virus sars-2 atau Covid-19. 

"Esensinya sama dengan penelitian denditrik sel sebelumnya yang org lebih kenal istilah kerennya istilah masyarakat anggap sebagai vaknus."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

News | Senin, 19 April 2021 | 20:41 WIB

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

News | Senin, 19 April 2021 | 20:39 WIB

Menkes Angkat Bicara Soal Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Menkes Angkat Bicara Soal Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Health | Senin, 19 April 2021 | 19:16 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×