Tokoh Komunis di Kamus Sejarah Indonesia, Kemendikbud: Mereka Punya Peran

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Selasa, 20 April 2021 | 18:26 WIB
Tokoh Komunis di Kamus Sejarah Indonesia, Kemendikbud: Mereka Punya Peran
Sampul buku Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. [Kemendikbud]

Suara.com - Editor Kamus Sejarah Indonesia, Prof Susanto Zuhri, mengklarifikasi polemik hilangnya nama pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah Indonesia Jilid I Nation Formation (1900-1950).

Susanto menyatakan, buku yang ramai diperbincangkan tersebut masih bersifat draf, belum diterbitkan secara resmi oleh Kemendikbud, sehingga masih dalam proses pembuatan.

"Tokoh KH Hasyim Asyari bukan tidak ada, nama beliau ada dalam uraian pendirian NU. Juga tidak benar semua tokoh NU dihapus sebab KH Masykur ada, Abdul Wahab Hasbullah juga ada," kata Susanto dalam jumpa pers virtual Kemendikbud, Selasa (20/4/2021).

"Yang miss ya Hasyim Asyhari sebagai tokoh yang jelas tampak dalam kamus itu. Kami tentu tidak bermaksud meniadakan itu, itu sedang kami cek lagi," sambungnya.

Dia juga menjawab adanya sejumlah tokoh komunis yang masuk dalam kamus tersebut. Menurutnya hal itu adalah wajar, karena setiap tokoh yang berperan besar dalam pembentukan negara ini harus masuk dalam catatan sejarah.

"Ya namanya kamus, semua yang memenuhi syarat dan tokoh yang berperan di dalam perjalanan sejarah tentu kita cover. Ini kan dari 1900, NU belum berdiri, PKI belum berdiri, ya kita semua masukkan, tidak dengan bermaksud apa pun, sesuai porsi peran mereka masing-masing yang di dalam sejarah, memang harus masuk," jelas Susanto.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menegaskan, kamus ini telah ditarik dari peredaran untuk selanjutnya diperbaiki.

"Saya mengakui bahwa ini kesalahan karena kealpaan bukan karena kesengajaan, itu poin yang saya tekankan, tapi sekarang sudah diturunkan, dan juga di perpustakaan kemdikbud juga kita tarik," kata Hilmar.

Sebelumnya, Ketua Umum NU Circle R Gatot Prio Utomo memprotes Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim karena pendiri NU, Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mendadak hilang dari Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.

baca juga

NU juga menyoroti adanya tokoh-tokoh komunis seperti Henk Sneevliet, warga Belanda tokoh utama penyebar Marxisme-Leninisme atau Komunisme di Asia, yang juga disebut sebagai mahaguru kaum komunis Indonesia, turut masuk entri kamus di halaman 87.

Selain Sneevliet, ada pula profil Darsono atau Raden Darsono Notosudirdjo yang ditemukan pada halaman 51.

Darsono adalah tokoh Sarekat Islam (SI) yang pernah menjabat sebagai Ketua Partai Komunis Indonesia pada 1920-1925.

Ada pula profil Semaoen ditemukan di halaman 262. Semaoen menjabat Ketua Partai Komunis Indonesia yang semula bernama ISDV. Ia juga dikelan sebagai aktivis komunis dan pimpinan pemberontakan PKI terhadap penjajah Belanda 1926.

Selanjutnya ada profil Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit yang juga pernah menjabat sebagai ketua Partai Komunis Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah Indonesia, Kemendikbud Akui Salah

Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah Indonesia, Kemendikbud Akui Salah

News | Selasa, 20 April 2021 | 18:02 WIB

Jawaban Kemendikbud Soal Hilangnya KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah

Jawaban Kemendikbud Soal Hilangnya KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah

Jatim | Selasa, 20 April 2021 | 17:10 WIB

Pendidikan Pancasila Dihapus dari Matkul Wajib, Fadli Zon: Kesalahan Fatal

Pendidikan Pancasila Dihapus dari Matkul Wajib, Fadli Zon: Kesalahan Fatal

Jogja | Selasa, 20 April 2021 | 16:45 WIB

Penghapus KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah Indonesia Harus Ditindak

Penghapus KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah Indonesia Harus Ditindak

Malang | Selasa, 20 April 2021 | 15:07 WIB

Pendiri NU Raib di Kamus Kemendikbud, PKS: Bentuk Pengkhianatan Sejarah!

Pendiri NU Raib di Kamus Kemendikbud, PKS: Bentuk Pengkhianatan Sejarah!

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:41 WIB

KH Hasyim Asyari Raib di Kamus, Fadli Zon: Ada yang Mau Belokkan Sejarah

KH Hasyim Asyari Raib di Kamus, Fadli Zon: Ada yang Mau Belokkan Sejarah

Hits | Selasa, 20 April 2021 | 14:41 WIB

Nama Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, Rocky Gerung Kritik Kemendikbud

Nama Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, Rocky Gerung Kritik Kemendikbud

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:55 WIB

Kemendikbud Serahkan Soal CPNS 2021 ke Panitia Seleksi Nasional KemenPAN-RB

Kemendikbud Serahkan Soal CPNS 2021 ke Panitia Seleksi Nasional KemenPAN-RB

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×