KPK Buka Penyidikan Kasus Suap Jual Beli Jabatan di Pemkot Tanjungbalai

Rabu, 21 April 2021 | 14:38 WIB
KPK Buka Penyidikan Kasus Suap Jual Beli Jabatan di Pemkot Tanjungbalai
Situasi di kediaman Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial saat disambangi petugas KPK yang melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan jual beli jabatan. [sib/Digtara]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai, Sumatera Utara. Diketahui, sejak kemarin, Selasa (20/4/2021), Tim Satgas KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan dilokasi.

Adapun lembaga antirasuah tengah menelisik dugaan terkait adanya penerimaan hadiah atau janji terkait lelang jabatan di Pemkot Tanjungbalai tahun 2019.

"Benar, setelah menemukan dua bukti permulaan yang cukup maka saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan TPK terkait penerimaan hadiah atau janji terkait lelang atah  mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2019," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).

Ali menyatakan lembaganya belum dapat menyampaikan kontruksi kasus maupun para pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

"Tim Penyidik KPK masih akan terus melakukan pengumpulan alat bukti untuk melengkapi berkas perkara," ucap Ali

Ali pun memastikan KPK tetap berkomitmen akan memberikan perkembangan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

"Kami akan selalu menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini kepada masyarakat," tutup Ali

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri  tak membantah tim satgas melakukan penggeledahan untuk mencari sejumlah bukti-bukti.

"Saat ini KPK sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi dan untuk itu, maka KPK mendalami keterangan para saksi dan memgumpulkan bukti-bukti," kata Firli dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Akui Lakukan Penggeledahan, Tapi KPK Bantah Tangkap Wali Kota Tanjungbalai

Terkait informasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Tanjung Balai, Syahrial, KPK pun membantah.

"Kami tidak melakukan OTT. Kalau ada OTT, pasti kami sampaikan ke rekan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI