Kontroversi Nadiem Makarim: Celana Jeans hingga Persoalan Kamus Sejarah

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 19:41 WIB
Kontroversi Nadiem Makarim: Celana Jeans hingga Persoalan Kamus Sejarah
Kontroversi Nadiem Makarim (Instagram/Kemdikbud.RI)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim seperti tidak pernah jauh dari kata kontroversi. Ia kembali mendapat sorotan karena tidak ditemukannya nama K.H Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia jilid 1. Ternyata ada beberapa kontroversi Nadiem Makarim sebelumnya.

Padahal jelas jasa beliau pada negara Indonesia. Kontroversi Nadiem Makarim tersebut bukan kali pertama, namun sudah ada sederet kontroversi lain yang pernah terjadi, dan berkaitan erat dengannya.

Kontroversi Nadiem Makarim

1. Menghadiri Pelantikan Rektor UI dengan Celana Jeans

Celana jeans memang dapat dikatakan lekat dengan tampilan yang casual dan santai. Namun lain halnya jika celana ini digunakan seorang menteri, dalam pelantikan Rektor UI yang baru.

Pada akhir 2019 lalu, Menteri Nadiem Makarim menghadiri pelantikan Rektor UI dengan mengenakan celana jeans. Sontak banyak kritik berdatangan, karena ia dinilai terlalu santai.

2. Pidato dengan Bahasa Inggris

Menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, seperti sudah lumrah jika publik menjadikannya panutan. Namun Menteri Nadiem justru melakukan hal yang cukup unik, dimana ia beberapa kali melakukan pidato dengan bahasa Inggris.

Tidak salah memang, namun hal ini cukup membuat publik berdecak. Bukankah idealnya seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia berpidato menggunakan bahasa sendiri?

3. Naskah Pidato yang Dibuang

Kembali kontroversi Nadiem Makarim terjadi, dan masih berkaitan dengan poin pertama, ketika pelantikan Rektor UI.

Naskah pidato yang telah disiapkan justru dibuang, dan Nadiem Makarim memilih untuk menyampaikan prioritas kerja yang akan dilakukannya selama lima tahun kedepan. Hal ini semakin menjadi kontroversi karena disampaikan ketika beliau berbicara di podium.

4. Hilangnya Nama Pendiri NU

Hilangnya nama pendiri NU, K.H Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia jilid 1 menjadi kontroversinya yang terakhir, dan baru-baru ini terjadi. Publik, utamanya umat NU, menyampaikan keberatan dan kritik atas tidak ditemukannya nama pendiri NU dalam kamus tersebut. Padahal sebelumnya nama K.H Hasyim Asyari masuk dalam nama pahlawan nasional.

Awal masa jabatannya, Nadiem sudah harus berhadapan dengan pandemi Covid-19. Sehingga ia benar-benar dituntut untuk bekerja secara adaptif namun tetap penuh perhitungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Pesan Megawati untuk Mendikbud Nadiem Saat Bertemu di Teuku Umar

Ini Pesan Megawati untuk Mendikbud Nadiem Saat Bertemu di Teuku Umar

News | Rabu, 21 April 2021 | 15:01 WIB

Temui Megawati, Menteri Nadiem: Saya Banyak Belajar Pengalaman Beliau

Temui Megawati, Menteri Nadiem: Saya Banyak Belajar Pengalaman Beliau

Sumsel | Rabu, 21 April 2021 | 14:51 WIB

Pendiri NU Raib dari Kamus Sejarah, Nadiem: Itu Sebelum Saya jadi Menteri

Pendiri NU Raib dari Kamus Sejarah, Nadiem: Itu Sebelum Saya jadi Menteri

News | Rabu, 21 April 2021 | 14:40 WIB

Terkini

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB