Partai Hijau Jerman akan Kampanye untuk Legalkan Ganja

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 16:17 WIB
Partai Hijau Jerman akan Kampanye untuk Legalkan Ganja
DW

Suara.com - Dosa besar, kriminal, atau soal selera dan gaya hidup? Konsumsi ganja, dalam bentuk apapun, sering jadi kontroversi dalam masyarakat dan masih dilarang di Jerman. Tapi Partai Hijau ingin mengubahnya.

Tanggal 19 April akan dicatat sebagai sejarah politik di Jerman, ketika Partai Hijau untuk pertama kalinya mendeklarasikan kandidat kanselir dengan Annalena Baerbock.

Sebelumnya, Partai Hijau sebagai partai kecil selalu mendukung kandidat kanselir mitra koalisinya. Situasi sekarang berbeda.

Partai Hijau dalam jajak pendapat bahkan bisa menyaingi partai terbesar CDU, dan memang punya peluang nyata merebut kursi kekuasaan.

Sehari setelahnya, 20 April, Partai Hijau mulai mengkampanyekan legalisasi ganja. Di kalangan pendukung gagasan itu, 20 April memang dianggap hari di mana orang berkumpul untuk merayakan dan menuntut legalisasi ganja.

Di Twitter, Partai Hijau menulis: "Untuk perlindungan kaum muda & kesehatan sejati, harus ada aturan untuk perdagangan dan distribusi ganja yang terkendali!"

Sikap itu adalah salah satu bagian dari kampanye Partai Hijau untuk pemilu parlemen Jerman September mendatang.

Status Ganja di Jerman masih ilegal

Saat ini, cannabis atau ganja hanya legal untuk pengobatan. Tanaman ganja hanya boleh ditanam, dijual, dimiliki, diimpor atau diekspor dengan izin dari Institut Federal untuk Obat dan Alat Kesehatan.

Orang yang sakit parah bisa mendapat resep obat berbasis ganja. Tergantung dari jumlahnya, memiliki ganja bisa dikenai sanksi hukum dengan denda atau penjara hingga lima tahun.

Meski begitu, hukuman kepemilikan ganja untuk konsumsi pribadi biasanya relatif ringan. Seseorang yang hanya memiliki "sedikit" ganja bahkan dapat menghindari penuntutan - tetapi "sedikit" tentu saja istilah yang relatif.

Menurut studi lembaga federal untuk edukasi kesehatan, BZgA, konsumsi dan penggunaan ganja dalam beberapa tahun terakhir meningkat, dengan 10,4% dari usia 12-ke-17-tahun, dan 46,4% dari 18-ke-25-tahun.

Pemerintah Jerman memperkirakan, ada sekitar 4 juta penduduk Jerman yang mengkonsumsi ganja.

Partai Hijau beralasan, pelarangan ganja hanya menyuburkan kriminalitas dan pasar gelap narkotika. Sehingga yang diperlukan adalah undang-undang baru yang memungkinkan distribusi ganja secara legal dan terkontrol di toko-toko berlisensi.

Usulan utamanya adalah: Individu dewasa akan diizinkan membeli dan memiliki sampai 30 gram ganja atau tiga tanaman ganja untuk penggunaan pribadi, dan ada sistem pengawasan untuk budidaya, perdagangan dan distribusinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Putar Balik, Ganja Dilarang Lagi untuk Rekreasi 2025 Nanti

Thailand Putar Balik, Ganja Dilarang Lagi untuk Rekreasi 2025 Nanti

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 16:31 WIB

Menkes Thailand Larang Turis yang Datang Hanya untuk Konsumsi Ganja!

Menkes Thailand Larang Turis yang Datang Hanya untuk Konsumsi Ganja!

Lifestyle | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 07:43 WIB

Perjuangan Santi Legalkan Ganja Medis Demi Nyawa Putri Semata Wayang Pengidap Cerebral Palsy

Perjuangan Santi Legalkan Ganja Medis Demi Nyawa Putri Semata Wayang Pengidap Cerebral Palsy

News | Senin, 27 Juni 2022 | 15:31 WIB

PBB Ungkap Konsumsi Ganja Naik Selama Pandemi di Negara-negara yang Melegalkannya

PBB Ungkap Konsumsi Ganja Naik Selama Pandemi di Negara-negara yang Melegalkannya

News | Senin, 27 Juni 2022 | 11:17 WIB

Legalisasi Ganja di Thailand: Warga Sambut Baik, Sebagian Khawatir Akan Implikasinya

Legalisasi Ganja di Thailand: Warga Sambut Baik, Sebagian Khawatir Akan Implikasinya

Video | Jum'at, 24 Juni 2022 | 11:05 WIB

Negara-negara Ini Lebih Dulu Melegalkan Ganja Sebelum Tailand

Negara-negara Ini Lebih Dulu Melegalkan Ganja Sebelum Tailand

Video | Rabu, 22 Juni 2022 | 14:30 WIB

Ganja Thailand: dari Perang terhadap Narkoba hingga Sajian Kari Mariyuana

Ganja Thailand: dari Perang terhadap Narkoba hingga Sajian Kari Mariyuana

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:20 WIB

Selain Thailand, Ini 6 Negara yang Legalkan Ganja Beredar Bebas

Selain Thailand, Ini 6 Negara yang Legalkan Ganja Beredar Bebas

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 08:57 WIB

Kenapa Thailand Legalkan Ganja? Kini Warga Boleh Menanam dan Mengonsumsi

Kenapa Thailand Legalkan Ganja? Kini Warga Boleh Menanam dan Mengonsumsi

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 11:15 WIB

Thailand Resmi Legalkan Ganja, Boleh Menanam dan Konsumsi Tapi Masih Larang Untuk Mengisap

Thailand Resmi Legalkan Ganja, Boleh Menanam dan Konsumsi Tapi Masih Larang Untuk Mengisap

News | Kamis, 09 Juni 2022 | 16:09 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB