Perjuangan Santi Legalkan Ganja Medis Demi Nyawa Putri Semata Wayang Pengidap Cerebral Palsy

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 27 Juni 2022 | 15:31 WIB
Perjuangan Santi Legalkan Ganja Medis Demi Nyawa Putri Semata Wayang Pengidap Cerebral Palsy
Perjuangan Santi Legalkan Ganja Medis Demi Nyawa Putri Semata Wayang Pengidap Cerebral Palsy. (Instagram/ viralyes)

Suara.com - Santi Warastuti, seorang ibu yang menuntut legalitas ganja untuk kebutuhan medis atau pengobatan, mengungkap awal anaknya di vonis mengidap penyakit cerebral palsy atau lumpuh otak. Dia mengatakan, sejak lahir putrinya bernama Pika (14) tumbuh dengan baik, seperti anak pada umumnya.

"Jadi Pika itu lahir normal, naik sepeda, biasa kayak anak normalnya lainnya," kata Santi saat dihubungi Suara.com, Senin (27/6/2022).

Namun pada usia sekitar tujuh tahun, saat masih berada di kursi taman kanak-kanak (TK) atau tepatnya pada akhir tahun 2014, dia mendapat laporan dari guru di sekolah, putri semata wayangnya mengalami muntah-muntah.

"Di sekolah itu sering muntah, terus saya ditelepon sekolah. Saya diminta jemput Pika, bawa pulang," kata dia.

Setelah di bawa pulang dan beristirahat beberapa hari, kondisi Pika membaik, sehingga bisa kembali bersekolah.

"Kami tidak menyadari bahwa dari situ dampaknya ternyata besar," kata Santi.

Kejang-kejang

Setelah kejadian itu, beberapa kali buah hatinya kembali mengalami muntah-muntah, dan mengalami kejang-kejang. Santi membawa Pika ke dokter spesialis anak. Oleh dokter diberikan obat anti-kejang.

Tapi kondisi buah hatinya tak kunjung membaik. Kemampuannya di sekolah juga turut semakin menurun, bahkan Pika harus bersusah payah untuk berjalan. Sejumlah upaya ditempuh Santi, mulai dari pengobatan alternatif dan melakukan terapi berjalan.

baca juga

"Tapi kejangnya itu masih ada, dan itu juga yang membuat kemampuannya semakin menurun," kata Santi.

Beberapa kali mendapat penanganan, Pika sempat divonis mengidap epilepsi. Namun pada akhirnya, kenyataan itu harus diterima Santi dan suaminya, Pika divonisi mengidap cerebral palsy.

Berjalannya waktu, dari tahun ke tahun hingga Pika beranjak remaja berusia 14 tahun saat ini, dia sudah tidak dapat melakukan apa-apa.

"Sekarang kondisinya enggak bisa jalan, enggak bisa ngapa-ngapain. Apa-apa dalam 24 jam tergantung dengan bantuan saya," ujar Santi.

Santi pada akhirnya mengetahui ganja bermanfaat untuk pengobatan Pika dari atasannya, saat dia masih bekerja di Bali di sebuah usaha busana. Atasannya tersebut kebetulan seorang warga negara asing, asal Makedonia. Di negara tersebut diketahui ganja dilegalkan untuk kebutuhan medis.

"Ketika dia pulang ke negaranya saat dikirimin foto, kata dia, 'Santi ini di negara ku untuk obat epilepsi. Kamu mau saya bawakan?' Saya lihat di botolnya itu, ada tulisan cannabis. Tapi kata dia, jangan deh, karena di Indonesia belum legal," ujar Santi mengingat percakapannya dengan atasannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Kaji Secara Matang Soal Ganja Medis, Komisi III DPR RI: Tapi Bukan Legalisasi Untuk Kesenangan

Mau Kaji Secara Matang Soal Ganja Medis, Komisi III DPR RI: Tapi Bukan Legalisasi Untuk Kesenangan

News | Senin, 27 Juni 2022 | 15:19 WIB

Viral Aksi Ibu di CFD Minta Ganja Medis Dilegalkan untuk Pengobatan Anak

Viral Aksi Ibu di CFD Minta Ganja Medis Dilegalkan untuk Pengobatan Anak

Your Say | Senin, 27 Juni 2022 | 15:18 WIB

Kisah Pilu Andien saat Bertemu Ibu yang Perjuangkan Legalisasi Ganja Medis di CFD

Kisah Pilu Andien saat Bertemu Ibu yang Perjuangkan Legalisasi Ganja Medis di CFD

Selebtek | Senin, 27 Juni 2022 | 13:55 WIB

Waduh! Konsumsi Ganja Meningkat di Negara-negara yang Telah Melegalkan, PBB: Memperbesar Risiko Depresi dan Bunuh Diri

Waduh! Konsumsi Ganja Meningkat di Negara-negara yang Telah Melegalkan, PBB: Memperbesar Risiko Depresi dan Bunuh Diri

Surakarta | Senin, 27 Juni 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Persija Dijatuhi Sanksi Buntut Rusuh Suporter, Jakmania Dilarang Nonton Setengah Musim

Persija Dijatuhi Sanksi Buntut Rusuh Suporter, Jakmania Dilarang Nonton Setengah Musim

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:51 WIB

The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen

The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Perusahaan Rusia Ungkap Detail Kesepakatan Nuklir dengan Indonesia, Pasokan Listrik Dijamin 60 Tahun

Perusahaan Rusia Ungkap Detail Kesepakatan Nuklir dengan Indonesia, Pasokan Listrik Dijamin 60 Tahun

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:47 WIB

BRI Dorong Investasi Asing Perkuat Industri & Ekonomi Indonesia Lewat Layanan Perbankan Terintegrasi

BRI Dorong Investasi Asing Perkuat Industri & Ekonomi Indonesia Lewat Layanan Perbankan Terintegrasi

Sumbar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Apa Bedanya Minyak Zaitun Mustika Ratu Botol Hijau vs Bening? Ini Faktanya

Apa Bedanya Minyak Zaitun Mustika Ratu Botol Hijau vs Bening? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU

Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura

Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Mahasiswa ISTP Diajak Memahami Praktik Tambang yang Bertanggung Jawab

Mahasiswa ISTP Diajak Memahami Praktik Tambang yang Bertanggung Jawab

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:44 WIB

Sejumlah Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Usai Konsumsi Susu MBG

Sejumlah Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Usai Konsumsi Susu MBG

Bogor | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:44 WIB

×