Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:05 WIB
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
Massa dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi di Mapolda DIY, Selasa (24/2/2026). Aksi sebagai bentuk kemarahan kolektif atas tewasnya seorang bocah 14 tahun akibat kekerasan aparat di Tual, Maluku. [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Massa gelar aksi organik di Mapolda DIY tanpa tuntutan dan orasi.
  • Demo cair di Yogyakarta diwarnai perobohan gerbang dan coretan di Polda.
  • Berbagai elemen warga Yogyakarta duduki area Polda DIY secara spontan.

Suara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) DIY pada Selasa (24/2/2026) tampil berbeda dari demonstrasi pada umumnya. Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa ini bergerak secara organik tanpa membawa draf tuntutan tertulis maupun menyediakan panggung orasi.

"Kami tidak membawa tuntutan resmi, tidak ada draf tuntutan, bahkan tidak menyediakan panggung orasi. Aksi ini benar-benar berjalan secara spontan," ujar salah satu peserta aksi, UD, Selasa (24/2/2026).

UD menjelaskan bahwa pergerakan kali ini bersifat sangat cair (fluid) dan tidak terikat pada struktur organisasi formal manapun. Selain itu, massa juga tidak menetapkan susunan acara maupun batasan waktu dalam menduduki area Mapolda DIY.

"Aksi ini tidak memiliki rundown. Intinya, massa berkumpul pukul 16.30 WIB di UPN, lalu bersama-sama berjalan menuju Polda untuk melakukan okupasi ruang. Sesederhana itu, tanpa rentang waktu atau kegiatan yang direncanakan sebelumnya," tegasnya.

Massa yang hadir dilaporkan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari warga sipil hingga mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi besar di Yogyakarta, seperti UGM, UNY, dan UPN Veteran Yogyakarta. Seluruh peserta memusatkan titik kumpul di Kampus UPN Veteran Yogyakarta sebelum melakukan longmars menuju titik aksi.

Meski tanpa orasi, aksi ini diwarnai dengan perobohan gerbang sisi timur Mapolda DIY serta munculnya coretan di dinding markas kepolisian tersebut. UD menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut merupakan ekspresi langsung dari kemarahan kolektif yang dirasakan oleh massa yang hadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku

Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:56 WIB

Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas

Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:13 WIB

Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api

Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:39 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×