Siti Fadilah Disuntik Vaksin Nusantara Oleh Terawan, Ini yang Dirasakan

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Jum'at, 23 April 2021 | 21:09 WIB
Siti Fadilah Disuntik Vaksin Nusantara Oleh Terawan, Ini yang Dirasakan
Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah saat disuntik sel dendritik dari dirinya sendiri oleh Menteri Kesehatan RI 2019-2021, Terawan Agus Putranto di RSPAD, Jakarta, Jumat (23/4). (Ist)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari disuntik Vaksin Nusantara yang kini dikenal dengan penelitian sel dendritik di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (23/4/2021). Siti mengaku penyuntikan sel dendritik kepadanya dilakukan langsung oleh Terawan Agus Putranto yang juga mantan Menkes.

"Saya sebagai relawan penelitian vaksin imunoterapi dari dr Terawan, hari ini jam 11 pagi di RSPAD, saya disuntik sel dendritik saya sendiri yang diambil dari darah saya sendiri 8 hari yang lalu sebanyak 40 cc," kata Siti Fadilah dalam keterangannya, Jumat.

Dia menyebut tidak merasakan gejala apapun setelah penyuntikan sel dendritik miliknya sendiri. Selanjutnya ia akan kembali ke RSPAD untuk memeriksa antibodi di dalam darahnya apakah metode ini bekerja meningkatkan antibodi melawan Covid-19 atau tidak.

"Rasanya seperti suntikan biasa, tidak ada yang saya rasakan sama sekali. Sekarang saya nunggu, diambil darah saya lagi untuk menghitung antibodi beberapa hari lagi. Tujuannya untuk dibandingkan dengan jumlah antibodi saya sebelumnya," jelasnya.

Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah saat disuntik sel dendritik dari dirinya sendiri oleh Menteri Kesehatan RI 2019-2021, Terawan Agus Putranto di RSPAD, Jakarta, Jumat (23/4). (Ist)
Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah saat disuntik sel dendritik dari dirinya sendiri oleh Menteri Kesehatan RI 2019-2021, Terawan Agus Putranto di RSPAD, Jakarta, Jumat (23/4). (Ist)

Siti Fadilah berharap jika penelitian ini berhasil dan bisa dikembangkan untuk melawan semua mutasi virus Covid-19 yang kian mengkhawatirkan. "Nantinya diharapkan bukan hanya untuk Covid-19 saja, tapi bisa digunakan untuk semua antigen dari mutasi Covid-19 yang saat ini tersebar diberbagai belahan dunia," tutur Siti.

Untuk diketahui, polemik vaksin Nusantara sudah menemui titik terang karena RSPAD, Kementerian Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan, telah bersepakat. Kesepakatan itu adalah mengenai penelitian ini bukan kelanjutan uji klinis adaptif fase 1 vaksin yang berasal dari sel dendritik autolog.

Sebelum dipakai, sel dendritik itu diinkubasi dengan spike protein severe acute respiratory syndrome coronaVirus-2 pada subjek yang tidak terinfeksi covid-19, dan tidak terdapat antibodi anti-SARS-CoV-2.

"Karena uji klinis fase 1 yang sering disebut berbagai kalangan sebagai program Vaksin Nusantara ini masih harus merespon beberapa temuan BPOM yang bersifat critical and major," tulis Dinas Penerangan TNI AD.

Tim Peneliti Utama vaksin Nusantara Kolonel Corps Kesehatan Militer (CPM) Jonny menyebut ada 180 orang relawan yang terlibat dalam penelitian ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Divaksin Nusantara, Disuntik Langsung Terawan

Anggota DPR Divaksin Nusantara, Disuntik Langsung Terawan

Video | Kamis, 22 April 2021 | 21:05 WIB

Vaksin Nusantara: Penelitian Metode Sel Dendritik Dilanjutkan

Vaksin Nusantara: Penelitian Metode Sel Dendritik Dilanjutkan

News | Rabu, 21 April 2021 | 12:32 WIB

Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

News | Senin, 19 April 2021 | 20:41 WIB

Terkini

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:08 WIB

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:02 WIB

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:53 WIB

×