MV Swift Rescue: Kapal Penyelamat Laut Dalam Milik AL Singapura

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 14:53 WIB
MV Swift Rescue: Kapal Penyelamat Laut Dalam Milik AL Singapura
MV Swift Rescue - Singapura kirimkan kapal MV Swift Rescue untuk bantu cari KRI Naggala.[Facebook]

Suara.com - Untuk membantu mencari kapal selam KRI Nanggala yang hilang kontak di perairan Bali, pemerintah Singapura dilaporkan telah mengirim sebuah kapal penyelamat laut dalam bernama MV Swift Rescue. Seperti apa kecanggihan MV Swift Rescue ini? 

MV Swift Rescue adalah Submarine Support and Rescue Vessel (SSRV) yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Singapura, yang dibangun oleh ST Marine, anak perusahaan dari Singapore Technologies Engineering (ST Engineering).

Kecanggihan MV Swift Rescue

Dilansir dari laman Kementerian Pertahanan Singapura, MV Swift Rescue ini memiliki panjang hingga 85 meter, beam 18 meter, berat 4.300 ton, dan mampu mengangkut sebanyak 27 kru. MV Swift Rescue diklaim mampu beroperasi secara terus menerus selama empat minggu.

Kelebihan inilah yang menjadikan MV Swift Rescue sebagai kapal yang tepat untuk operasi kompleks dan berjangka panjang. Selain itu, MV Swift Rescue juga mampu melaju dengan kecepatan 12 knot.

Sebagai kapal penyelamat, MV Swift Rescue telah dilengkapi dengan ruang perawatan hiperbarik dan dek helikopter, menyediakan opsi perawatan darurat dan evakuasi, hingga ruang dekompresi yang dapat memuat 40 orang.

Bagian terpenting dari kapal ini adalah kapal penyelamat submersible Deep Search and Rescue Six (DSAR 6) yang diluncurkan dari kapal induk, sehingga mampu menyelam hingga ratusan meter dan terhubung dengan kapal selam yang rusak dan kemudian membawa kapal sel ke tempat yang aman.

Spesifikasi MV Swift Rescue

Melansir dari laman Naval Technology, MV Swift Rescue ini telah diluncurkan pertama kali oleh Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) pada November 2008. Kapal ini dilengkapi dengan kemampuan Submarine Escape and Rescue (SMER) yang dapat melakukan operasi penyelamatan dalam kondisi Sea State 5.

Kapal selam DSAR 6 pada MV Swift Rescue ini dapat dioperasikan oleh dua anggota awak. DSAR 6 dapat menampung maksimal 17 anggota. Kapal selam DSAR 6 ini memiliki panjang 9,6 m dan mampu mencapai kedalaman 500m untuk menyelamatkan kapal selam.

Sistem ROV di atas Swift Rescue juga bisa membantu para kru untuk menemukan dan melihat lokasi pasti dari kapal selam yang karam (DISSUB) dan membersihkan puing-puing di sekitar DISSUB. MV Swift Rescue dipasang dengan derek dek 3t beban kerja aman (SWL), dan memiliki dua perahu penyelamat tertutup yang terdiri dari 50 orang dan kapal penyelamat cepat.

Menariknya lagi, MV Swift Rescue dilengkapi dengan dua mesin diesel MAN 2040 kW, tiga generator diesel Caterpillar 1.360kW, dua baling-baling nosel CPP Kort, dan generator darurat 95kW. Sistem propulsi juga dapat mengintegrasikan dua pendorong busur terowongan 1.000kW dan dua pendorong buritan 420 kW untuk kemampuan manuver yang tinggi.

Proses Pencarian KRI Nanggala 402

MV Swift Rescue milik Singapura telah tiba di lokasi pada hari Sabtu (24/4/2021). Kapal khusus misi pendukung dan penyelamatan kapal selam ini bertolak dari pangkalannya di Tanah Merah, Singapura, pada hari Rabu (21/4/2021) sore. Di lokasi, kapal ini akan bergabung dengan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau yang berusaha untuk mencari menggunakan side scan sonar.

Seperti yang telah diketahui, bahwa status pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan dari fase submiss atau hilang menjadi subsunk atau tenggelam pada Sabtu (24/4/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Imam Kurniawan Mau Setubuhi Istri Kru KRI Nanggala Akhirnya Ditangkap

Viral Imam Kurniawan Mau Setubuhi Istri Kru KRI Nanggala Akhirnya Ditangkap

Bali | Senin, 26 April 2021 | 14:45 WIB

Ketua DPR Minta Pencarian Awak KRI Nanggala-402 Terus Dilakukan

Ketua DPR Minta Pencarian Awak KRI Nanggala-402 Terus Dilakukan

DPR | Senin, 26 April 2021 | 14:35 WIB

Komandan KRI Nanggala-402 Gugur, Polda Lampung Beri Pendampingan Keluarga

Komandan KRI Nanggala-402 Gugur, Polda Lampung Beri Pendampingan Keluarga

Lampung | Senin, 26 April 2021 | 14:26 WIB

RIP Empati! Jadikan Tragedi Nanggala 402 Bahan Candaan, Wanita Ini Dihujat

RIP Empati! Jadikan Tragedi Nanggala 402 Bahan Candaan, Wanita Ini Dihujat

Kalbar | Senin, 26 April 2021 | 14:13 WIB

Terkini

Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik

Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:21 WIB

One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya

One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:14 WIB

Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket

Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:13 WIB

KPK Bongkar Peran Gus Alex dalam Kasus Haji: Jadi Jembatan Perintah dan  Uang Gus Yaqut!

KPK Bongkar Peran Gus Alex dalam Kasus Haji: Jadi Jembatan Perintah dan Uang Gus Yaqut!

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:06 WIB

Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026

Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:01 WIB

Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus

Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:56 WIB

Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara

Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:51 WIB

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:48 WIB

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

Indonesia Tangguhkan Semua Urusan BoP, Termasuk Pengiriman Pasukan, Ini Sebabnya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:45 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB