Prabowo Sebut Pendidikan Anak-anak 53 ABK KRI Nanggala Dijamin Kemenhan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 21:13 WIB
Prabowo Sebut Pendidikan Anak-anak 53 ABK KRI Nanggala Dijamin Kemenhan
Prabowo Subianto. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan instruksi agar putra dan putri dari 53 ABK kapal selam Nanggala-402 disekolahkan di SMA Taruna Nusantara Magelang dan Universitas Pertahanan (Unhan).

Mereka akan diberikan beasiswa oleh pemerintah secara penuh. 

"Saya telah menginstrusikan kepada Lembaga Pendidikan di bawah binaan Kementerian Pertahanan yaitu SMA Taruna Nusantara Magelang dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia untuk mengalokasikan tempat bagi putra-putri ABK KRI Nanggala 402," kata Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/4/2021). 

Prabowo menjelaskan bagi putra dan putri yang tengah mengenyam pendidikan setingkat SMA, bisa diterima di SMA Taruna Nusantara Magelang dengan beasiswa penuh.

Begitu pula dengan putra dan putri yang akan masuk perguruan tinggi, akan diterima di Unhan RI dengan beasiswa penuh. 

Sementara untuk yang masih duduk di bangku SD dan SMP, nantinya akan diberikan beasiswa melalui Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan.

Sebab, saat ini pendidikan Taruna Nusantara untuk level SMP masih tengah disiapkan. 

Beasiswa tersebut disampaikan Prabowo bukan hanya untuk putra dan putri 53 ABK kapal selam Nanggala-402. Tetapi berlaku juga bagi putra dan putri prajurit TNI AL yang gugur dalam bertugas. 

"Personel TNI AL yang telah gugur dalam tugas menjaga negeri sebagai pahlawan bangsa," tuturnya. 

Sebelumnya, dalam tragadi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, sebanyak 53 prajurit TNI dinyatakan gugur. 

Hal ini dikatakan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu petang.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Dalam jumpa pers di Bali, Sabtu (24/4), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan status KRI Nanggala-402 telah menjadi subsunk (tenggelam) setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intensi Khusus KRI Nanggala-402 dalam Misa Gereja Santo Yusup Surabaya

Intensi Khusus KRI Nanggala-402 dalam Misa Gereja Santo Yusup Surabaya

Jatim | Senin, 26 April 2021 | 21:06 WIB

Ayah Awak KRI Nanggala 402 Berharap Putranya Kembali

Ayah Awak KRI Nanggala 402 Berharap Putranya Kembali

Malang | Senin, 26 April 2021 | 20:12 WIB

Putri Gus Dur Kuatkan Anak Awak Nanggala yang Gugur: Menjaga Negeri, Abadi

Putri Gus Dur Kuatkan Anak Awak Nanggala yang Gugur: Menjaga Negeri, Abadi

Hits | Senin, 26 April 2021 | 20:16 WIB

Terkini

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

News | Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB