TPNPB Tembak Mati 3 Anggota TNI Atas Tuduhan Bakar Rumah Warga

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 12:15 WIB
TPNPB Tembak Mati 3 Anggota TNI Atas Tuduhan Bakar Rumah Warga
Ilustrasi-TPNPB di Papua Barat mengklaim menewaskan 5 anggota TNI dalam kontak senjata selama dua hari. [Ist]

Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah menembak mati tiga anggota TNI di Kindigam, Kabupaten Ndugama, Papua Barat pada Senin (26/4/2021). TPNPB mengklaim kontak senjata terjadi karena TNI sempat membakar rumah warga. 

Juru bicara TPNPB Sebby Sambom menuturkan TNI membakar lima rumah warga di Alguru, Kabupaten Nduga sekitar pukul 17.00 waktu setempat. TNI baru beranjak dan bergegas ke Kindibam pada keesokan harinya. 

TPNPB Kodap III Darakma Ndugama Kowip I Komandan Batalyon Alguru Armi Tabuni melaporkan kalau dirinya serta pasukan tengah mengejar TNI yang membakar rumah warga. 

"Lanjut jam 12.00 kami baku tembak dengan TNI dan kami telah tembak mati tiga anggota TNI dan yang lain mengalami luka dan yang luka-luka serta kena peluru kesasar belum ketahui berapa yang kena," kata Sebby kepada Suara.com, Selasa (27/4/2021). 

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

Secara keseluruhan, TPNPB melaporkan telah melakukan  kontak senjata dan menewaskan tujuh anggota TNI hingga sekarang. Dalam sepekan kemarin, TPNPB menewaskan empat prajurit TNI termasuk Kepala Badan Intelejen Nasional Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Dani. 

Putu Danny tewas tertembak oleh TPNPB di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu (25/4/2021) kemarin. Putu Dani menjadi prajurit keempat yang tewas saat kontak senjata dengan TPNPB pada pekan kemarin. 

Sebby menuturkan pihaknya juga menewaskan satu anggota TNI selain Putu Dani saat itu. Namun untuk Putu Dani, TPNPB menyebutnya tewas karena peluru nyasar dari anggotanya. 

"Dua anggota TNI di Ilaga tanggal 23 April 2021 dan dua anggota TNI yang lain di Beoga tanggal 25 April 2021," tutur Sebby saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (26/4/2021). 

Untuk kontak senjata di Ilaga, Papua, Sebby menyebut ada dua anggota TNI yang tewas namun belum juga dievakuasi. Bahkan ia mengklaim pihak TNI belum mengakui adanya korban pada kejadian tersebut. 

"Di Ilaga belum evakuasi dan TNI belum mengaku."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal TNI Tewas Ditembak, Polri: Tak Ada Lagi Tempat Bagi KKB di Papua!

Jenderal TNI Tewas Ditembak, Polri: Tak Ada Lagi Tempat Bagi KKB di Papua!

News | Selasa, 27 April 2021 | 11:42 WIB

Tertutup, Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata Dijaga Ketat Aparat

Tertutup, Pemakaman Kabinda Papua di TMP Kalibata Dijaga Ketat Aparat

News | Selasa, 27 April 2021 | 10:59 WIB

TPNPB Sebut Peluru Nyasar, Polri Klaim Tahu Penembak Mati Kabinda Papua

TPNPB Sebut Peluru Nyasar, Polri Klaim Tahu Penembak Mati Kabinda Papua

News | Senin, 26 April 2021 | 17:07 WIB

Soal TPNPB di Papua, Bamsoet: Tumpas Habis Dulu, Urusan HAM Belakangan

Soal TPNPB di Papua, Bamsoet: Tumpas Habis Dulu, Urusan HAM Belakangan

News | Senin, 26 April 2021 | 13:02 WIB

Terkini

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB