alexametrics

Maling Mulia! Pria Ini Kembalikan Barang Curian Setelah Sadar Gasak Vaksin

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Maling Mulia! Pria Ini Kembalikan Barang Curian Setelah Sadar Gasak Vaksin
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Ia bahkan menulis 'maaf saya tidak tahu'.

Suara.com - Di tengah krisis virus corona yang kian mengkhawatirkan di India, lebih dari 1.700 dosis vaksin COVID-19 telah dicuri dari rumah sakit pemerintah di distrik Jind Haryana pada Rabu malam.

Menyadur Business Standard Selasa (27/04) maling itu sepertinya masih memiliki hati nurani karena buru-buru mengembalikan barag curian dalam waktu beberapa jam saja.

Maling mulia itu meninggalkan pesan yang menyatakan dia tidak tahu bahwa yang diambil adalah vaksin corona. Masalah ini terungkap setelah pekerja sanitasi rumah sakit menemukan kunci toko dan lemari es rusak pagi ini.

Sebanyak 1.270 dosis Covishield dan 440 dosis Covaxin dicuri dari rumah sakit, kata kantor polisi Garis Sipil Rajender Singh, Kamis. "Terdakwa tidak menyentuh vaksin lain, obat-obatan, uang tunai, dll. Di toko," kata Singh.

Baca Juga: Waspadai Kasus Covid, Australia Pertimbangkan Setop Penerbangan dari India

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Belakangan, seorang pria datang dengan sepeda motor dan meninggalkan vaksin di warung teh di luar kantor polisi Garis Sipil. Dia mengatakan pada orang di warung itu bahwa paket itu berisi makanan untuk polisi di kantor tersebut.

Pencuri itu juga meninggalkan catatan penyesalan karena telah mencuri vaksin. Dia mengatakan tidak tahu bahwa itu adalah vaksin COVID-19, tambahnya.

"Mungkin saja dia ingin mencuri beberapa vaksin atau obat lain dan mengembalikan apa yang telah dia curi setelah mengetahui bahwa itu bukan tujuannya," kata Singh.

Meskipun maling itu sudah mengembalikan barang curian, tapi hukum terus berjalan dan kasus ini telah didaftarkan.  "Kami sudah mendapat petunjuk dan berharap bisa segera melakukan penangkapan," ujarnya.

Baca Juga: Varian Virus 12 WN India Positif Covid di Jakarta Belum Teridentifikasi

Komentar