5 Kapal Selam Indonesia, Ini Spesifikasi dan Kecanggihannya

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 28 April 2021 | 07:30 WIB
5 Kapal Selam Indonesia, Ini Spesifikasi dan Kecanggihannya
Kapal selam Indonesia - Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Status on eternal patrol yang disematkan pada KRI Nanggala 402 beberapa hari yang lalu tentu masih menyisakan duka mendalam. Namun pada saat yang bersamaan, ternyata tidak sedikit publik yang penasaran pada inventaris kapal selam Indonesia

Tercatat, setidaknya ada 5 jenis kapal berbeda, dengan spesifikasi dan teknologi canggih yang ada di dalamnya. Apa saja jenisnya? Simak 5 kapal selam Indonesia yang jadi andalan TNI AL berikut ini.

KRI Cakra-401

Jika KRI Nanggala memiliki kode 402, maka pemilik kode 401 adalah KRI Cakra. KRI yang satu ini baru saja menjalani proses perawatan di PT PAL Indonesia, yang berbasis di Surabaya. Tipe kapal selam KRI Cakra adalah 209/1300 yang merupakan buatan Jerman.

Dengan dimensi 59,5 m x 6,3 m x 5,5 m, berat selamnya mencapai 1,395 ton. Kapasitasnya mencapai 34 awak, dan masuk dalam armada pemukul milik TNI AL.

KRI Nanggala-402

KRI Nanggala 402 sendiri merupakan saudara kembar dari KRI Cakra 401. Keduanya memiliki dimensi yang mirip, serta memiliki 4 mesin diesel elektrik dengan 1 shaft yang dapat menghasilkan 4600 SHP dan mencapai kecepatan 21,5 knot.

Untuk persenjataannya sendiri, KRI Nanggala 402 dilengkapi dengan 14 torpedo yang memiliki jarak tembak sejauh 2 mil dan sensor sonar.

KRI Nagapasa 403

Untuk kode 402, digunakan oleh KRI Nagapasa. Merupakan hasil kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan, kapal perang ini memiliki dimensi panjang 61,3 meter dengan kecepatan rata-rata 21 knot ketika menyelam.

Kapasitas mencapai 40 awak kapal untuk menunjang fungsi utama, KRI Nagapasa dapat beroperasi hingga lebih dari 50 hari dalam satu misi. Tentu, karena merupakan kapal perang, KRI Nagapasa juga dilengkapi dengan torpedo.

KRI Ardadedali-404

Masih merupakan hasil kerjasama Indonesia dan Korea Selatan, KRI Ardadedali memiliki kecepatan hingga 21 knot ketika berada di bawah permukaan air. Ukuran torpedo yang disematkan dalam KRI yang satu ini cukup efektif, yakni sebesar 533 mm.

Fitur pendukung lain adalah latest combat system, enhanced operating system, non-haul penetrating mast, serta akomodasi kabin yang terbilang nyaman.

KRI Alugoro-405

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu ROV yang Temukan KRI Nanggala-402?

Apa Itu ROV yang Temukan KRI Nanggala-402?

News | Selasa, 27 April 2021 | 07:44 WIB

Hiu Kencana: Makna Lambang, Motto, dan Sejarah Korps

Hiu Kencana: Makna Lambang, Motto, dan Sejarah Korps

News | Selasa, 27 April 2021 | 07:32 WIB

Profil KRI Rigel, Kapal yang Turut Bantu Temukan KRI Nanggala-402

Profil KRI Rigel, Kapal yang Turut Bantu Temukan KRI Nanggala-402

News | Selasa, 27 April 2021 | 06:24 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB