BIN Sebut TPNPB Sebagai Teroris, Pemerintah Masih Mengkaji

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 28 April 2021 | 12:55 WIB
BIN Sebut TPNPB Sebagai Teroris, Pemerintah Masih Mengkaji
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) resmi menyebut Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sebagai kelompok separatis dan teroris (KST). Sementara, pemerintah masih menggodok perihal panggilan yang tepat bagi kelompok TPNPB.

"Persoalan julukan kita lagi kaji dengan seksama nantinya," kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (28/4/2021).

Meski demikian, Moeldoko tidak menampik apabila tindakan TPNPB sekarang sudah menjurus kepada terorisme. Bukan tanpa alasan, TPNPB saat ini semakin tidak karuan karena sudah membakar sekolah, membunuh guru hingga dikabarkan membunuh warga asli Papua.

"Mulai membunuh guru, melakukan pembakaran terhadap sekolah, mengintimidasi masyarakat, sehingga masyarakat keluar dari daerahnya, ini bisa kategori kegiatan terorisme," ujarnya.

Menurut Moeldoko, penanganan terhadap TPNPB harus memikirkan soal ketegasan dan penghormatan terhadap HAM. Moeldoko menilai dua poin itu tidak boleh terabaikan.

Ketegasan perlu dilakukan karena TPNPB sudah membuat kekhawatiran di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Moeldoko juga bakal melanjutkan dialog bersama tokoh-tokoh dari Papua untuk mencari jalan penyelesaian atas adanya TPNPB tanpa menimbulkan korban.

"Kan kita lanjutkan persoalan dialog ini agar menginginkan penyelesaian yang sangat tepat, penyelesaian yang pas, tidak mengorbanan banyak pihak."

Badan Intelijen Negara (BIN) kini menyebut Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sebagai Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua.

baca juga

Sebutan itu digunakan BIN saat mengabarkan tewasnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

Putu Danny tewas saat melakukan kontak tembak dengan KST di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021). Kontak tembak itu terjadi karena KST Papua melakukan penghadangan dan penyerangan terhadap rombongan Kabinda.

"Kehadiran Kabinda Papua di Kampung Dambet adalah dalam rangka observasi lapangan guna mempercepat pemulihan keamanan pasca aksi brutal Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua di wilayah tersebut," kata Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Wawan lantas menjelaskan kronologi sebelum Putu Danny dinyatakan gugur saat bertugas. Mulanya Satuan Tugas (Satgas) BIN bersama Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet. Namun, mereka dihadang oleh KST Papua sekitar pukul 15.50 WIT.

Aksi saling tembak pun tidak dapat dihindari di sekitar gereja Kampung Dambet Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Akibat kontak tembak tersebut Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko Sebut TPNPB Sudah Menjurus ke Arah Terorisme

Moeldoko Sebut TPNPB Sudah Menjurus ke Arah Terorisme

News | Rabu, 28 April 2021 | 11:57 WIB

Tewas Ditembak KKB, Jenazah Bharatu Komang Dimakamkan di Sumsel

Tewas Ditembak KKB, Jenazah Bharatu Komang Dimakamkan di Sumsel

Lampung | Rabu, 28 April 2021 | 11:35 WIB

Ketua MPR, Muhammadiyah dan NU Sepakat KKB Papua Juga Dilabeli Teroris

Ketua MPR, Muhammadiyah dan NU Sepakat KKB Papua Juga Dilabeli Teroris

Jatim | Rabu, 28 April 2021 | 11:35 WIB

Warga Toraja Kembali Jadi Korban Kekejaman KKB Papua

Warga Toraja Kembali Jadi Korban Kekejaman KKB Papua

Sulsel | Rabu, 28 April 2021 | 09:38 WIB

Momen Prabowo Beri Penghormatan Terakhir ke Kabinda Papua yang Ditembak KKB

Momen Prabowo Beri Penghormatan Terakhir ke Kabinda Papua yang Ditembak KKB

Hits | Rabu, 28 April 2021 | 09:39 WIB

5 Anggota KKB Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Nemangkawi

5 Anggota KKB Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Nemangkawi

Sumut | Rabu, 28 April 2021 | 05:41 WIB

Anggota Brimob Asal OKU Timur Gugur Dalam Kontak Tembak di Papua

Anggota Brimob Asal OKU Timur Gugur Dalam Kontak Tembak di Papua

Sumsel | Rabu, 28 April 2021 | 04:12 WIB

Terkini

Geger Bau Busuk! Mahasiswi S3 UI Ditemukan Tewas Telentang di Kamar Kos Kawasan Beji

Geger Bau Busuk! Mahasiswi S3 UI Ditemukan Tewas Telentang di Kamar Kos Kawasan Beji

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:08 WIB

Harga HP Samsung Galaxy A Series Terbaru November 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Harga HP Samsung Galaxy A Series Terbaru November 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 18:04 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun, Gantung Sepatu dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo Pensiun, Gantung Sepatu dari Timnas Portugal

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 18:02 WIB

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:00 WIB

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:54 WIB

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

×