Kadispenal: Tiga Kapal AL China Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 01 Mei 2021 | 15:35 WIB
Kadispenal: Tiga Kapal AL China Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402
KRI Bontang 907 memantau posisi KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara pulau Bali, Bali, Jumat (30/4/2021). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Suara.com - Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA Navy, akan membantu evakuasi kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam saat latihan penembakan terpedo SUT di utara perairan Bali, Rabu (21/4) pekan lalu.

Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono mengatakan, AL China memunyai kapal yang mampu mengangkut beban bervolume besar yang diperlukan untuk mengevakuasi Nanggala-402.

Titik karamnya Nanggala-402  awalnya ditemukan melalui multibeam echosounder KRI Rigel-933, yakni di kedalam 838 meter.

Hal itu diperkuat oleh temuan kapal MV Swift Rescue milik Angkatan Laut Singapura, melalui peralatan robot Remotely Operated Vehicle (ROV).

"Bantuan PLA Navy ini berawal  tawaran Duta Besar China untuk Indonesia kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Ini bantuan kemanusiaan China dalam penanganan KRI Nanggala-402, berupa kapal salvage. Tawaran bantuan kemanusiaan ini disambut dengan senang hati pemerintah Indonesia," ujar Julius, Sabtu (1/5/2021).

Julius menyebut, sebanyak tiga kapal savage dikerahkan pemerintah Cina untuk membantu mengangkat kapal KRI Nangala-402 yang berada di dasar laut.

Kapal yang diperbantukan ke Indonesia yakni Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863, Ocean Tug Nantuo-185 dan Scientific Salvage Tan Suo 2. 

"Ketiga kapal ini diperkirakan tiba di perairan Bali tanggal 30 April atau awal Mei 2021," ucap dia.

Spesifikasi  kapal-kapal salvage tersebut yakni Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863 memiliki  panjang 156 meter, lebar 21 meter dan tinggi 7,5 meter.

baca juga

Kapal ini memiliki robot, sonar, side scane serta boat rescue. Sementara itu, Ocean Tug Nantuo-185 memiliki  panjang 119 meter, lebar 16 meter dan tinggi 6,5 meter.

Sedangkan Scientific Salvage Tan Suo 2 memiliki panjang 87,2 meter, lebar 18 meter dan tinggi 7 meter.

"Ketiga kapal salvage ini memiliki kemampuan daya selam sampai kedalaman 4500 meter," tutur Julius.

Selain bantuan dari pemerintah China, TNI AL berencana mengangkat badan KRI Nanggala -402 beserta ABK yang gugur ini, bekerja sama dengan SKK Migas yang akan mengoperasikan kapal Timas 1201.

"Kapal yang akan dioperasikan ini spesifikasinya yakni panjang 162,3 meter,  lebar  37,8 meter dan tinggi 16,1 meter. Kapal ini menggunakan crane berkapasitas 1.200 MT yang cocok untuk instalasi platform konvensional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Babi Ngepet Ibu Wati, Suaranya Bikin Geger Satu Kampung

Heboh Babi Ngepet Ibu Wati, Suaranya Bikin Geger Satu Kampung

Hits | Sabtu, 01 Mei 2021 | 14:18 WIB

Pesan Haru Anak Kru Nanggala-402: Jika Dermagamu Surga, Maka Tunggu Kami

Pesan Haru Anak Kru Nanggala-402: Jika Dermagamu Surga, Maka Tunggu Kami

Riau | Sabtu, 01 Mei 2021 | 12:14 WIB

Upaya Evakuasi KRI Nanggala-402

Upaya Evakuasi KRI Nanggala-402

Foto | Sabtu, 01 Mei 2021 | 11:21 WIB

Panglima TNI Dipecat Gara-gara KRI Nanggala 402 Ternyata Hoaks

Panglima TNI Dipecat Gara-gara KRI Nanggala 402 Ternyata Hoaks

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 11:05 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ini Jenazah Awak KRI Nanggala-402 Gugur?

CEK FAKTA: Benarkah Ini Jenazah Awak KRI Nanggala-402 Gugur?

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 11:01 WIB

Video Tabur Bunga Awak KRI Nanggala-402 Gugur, Publik: Sedih dan Merinding

Video Tabur Bunga Awak KRI Nanggala-402 Gugur, Publik: Sedih dan Merinding

Hits | Sabtu, 01 Mei 2021 | 09:49 WIB

Momen Anak Kru KRI Nanggala-402 Ikut Tabur Bunga di Laut: Dedek Pulang Yah

Momen Anak Kru KRI Nanggala-402 Ikut Tabur Bunga di Laut: Dedek Pulang Yah

Hits | Sabtu, 01 Mei 2021 | 08:00 WIB

Evakuasi Bagian KRI Nanggala, Tentara Singapura Lihat Ini di Badan Kapal

Evakuasi Bagian KRI Nanggala, Tentara Singapura Lihat Ini di Badan Kapal

Sulsel | Sabtu, 01 Mei 2021 | 06:00 WIB

Terkini

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

×