India Dilanda Tsunami Covid-19, Taiwan Kirim Ratusan Tabung Oksigen

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 02 Mei 2021 | 12:04 WIB
India Dilanda Tsunami Covid-19, Taiwan Kirim Ratusan Tabung Oksigen
Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.

Suara.com - Taiwan menerbangkan bantuan penanganan Covid-19 yang terdiri dari 150 konsentrator oksigen dan 500 tabung oksigen ke New Delhi, India, pada Minggu (2/5/2021).

Paket tersebut merupakan kiriman bantuan pertama dari Taiwan untuk India, yang sedang menghadapi krisis kesehatan saat memerangi gelombang kedua pandemi yang mematikan.

Pada Sabtu, India mencatat lebih dari 400.000 kasus baru Covid-19.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan kiriman bantuan itu diberangkatkan dengan sebuah pesawat kargo milik maskapai China Airlines pada Minggu pagi dan akan diterima oleh Palang Merah India.

Taiwan akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan, kata kementerian itu.

"Konsentrator dan tabung oksigen ini adalah cinta dari Taiwan. Lebih banyak bantuan untuk teman-teman kita di India sedang dalam proses. #IndiaStayStrong!," cuit Menteri Luar Negeri Joseph Wu melalui Twitter.

Konsentrator oksigen berfungsi mengurangi nitrogen dari suplai udara untuk menghasilkan suplai udara yang diperkaya oksigen ke pasien.

India, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, yang diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, India dan Taiwan semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir karena antipati bersama mereka terhadap Beijing.

Taiwan melihat India sebagai negara demokrasi dan teman yang berpikiran sama, dan kedua negara juga membangun hubungan budaya dan ekonomi yang erat.

Tahun lalu, Taiwan menuduh Beijing berusaha memberlakukan sensor di India setelah kedutaan besar China di New Delhi menyarankan jurnalis lokal untuk mematuhi prinsip "satu China", menyusul iklan di surat kabar yang menandai hari nasional Taiwan. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Tembus 400 Ribu Kasus Baru, India Diminta Lockdown

Update Covid-19 Global: Tembus 400 Ribu Kasus Baru, India Diminta Lockdown

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 11:32 WIB

India Kembali Catat Kasus Covid-19 Terbanyak, 400 Ribu Orang Terinfeksi

India Kembali Catat Kasus Covid-19 Terbanyak, 400 Ribu Orang Terinfeksi

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 11:38 WIB

Berbagi Sayuran Gratis di Bulan Suci Ramadhan

Berbagi Sayuran Gratis di Bulan Suci Ramadhan

Foto | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:40 WIB

Membludak Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Minta DKI Atur Pasar Tanah Abang

Membludak Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Minta DKI Atur Pasar Tanah Abang

Jakarta | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:41 WIB

Kasus Positif COVID-19 di Bantul Masih Bertambah, Sehari Ada 76 Kasus

Kasus Positif COVID-19 di Bantul Masih Bertambah, Sehari Ada 76 Kasus

Jogja | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:37 WIB

Imam Masjid di Sukoharjo Positif Covid-19, Jamaah Langsung Isolasi Mandiri

Imam Masjid di Sukoharjo Positif Covid-19, Jamaah Langsung Isolasi Mandiri

Surakarta | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:29 WIB

Anak Sakit Virus Corona Dirawat di Rumah Sakit, Berisiko Kena Long Covid-19

Anak Sakit Virus Corona Dirawat di Rumah Sakit, Berisiko Kena Long Covid-19

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 06:05 WIB

Terkini

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB