Pengunjung Membludak, DPR Usul Tutup Akses ke Pasar Tanah Abang

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 02 Mei 2021 | 14:53 WIB
Pengunjung Membludak, DPR Usul Tutup Akses ke Pasar Tanah Abang
Suasana lalu-lintas di depan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (04/04/21). [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmat Handoyo mewacanakan adanya penutupan akses, baik jalan maupun transportasi umum mulai dari angkutan kota hingga KRL yang menuju ke Pasar Tanah Abang. Penutupan itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung yang berimbas munculnya kerumunan di Pasar Tanah Abang.

Rahmat berujar penutupan bisa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama TNI dan Polri apabila kapasitas pengunjung Pasar Tanah Abanag sudah mencapai 50 persen. Dengan begitu, protokol kesehatan termasuk menjaga jarak ketika berbelanja di pasar dapat diterapkan.

"Kalau memang sudah melebihi batas toleransi untuk dikunjungi saya kira ya angkutan umum kemudian angkutan-angkutan massal yang menuju ke Tanah Abang untuk sementara dihentikan, ditutup. Karena ini sangat mengkhawatirkan dan mencemaskan kita bersama," kata Rahmat kepada Suara.com, Minggu (2/5/2021).

Rahmat mengatakan terciptanya kerumunan di Pasar Tanah Abang tentunya sangat berpotensi terhadap penularan Covid-19. Menurutnya, aparat yang ditugaskan berjaga di sana untuk penetapam prokes pun sudah pasti kewalahan menghadapi banyaknya pengunjung.

Karena itu solusi untuk mengantisipasi kerumunan tidak cukup hanya melakukak sistem buka tutup, melainkan juga pembatasan hingga penutupan akses ke Pasar Tanah Abang, terlebih bagi mereka yang berniat berbelanja keperluan lebaran.

"Saya mohon untuk bisa segera mungkin pintu-pintu masuk dengan dibantu oleh kepolisian maupun TNI, pemerintah daerah untuk bisa menutup jalan-jalan menuju ke Tanah Abang dalam rangka untuk berbelanja gitu ya. Karena kalau tidak, nanti sampai malam bisa akan terjadi penumpukan masyarakat yang akan berkunjung ke Tanah Abang," ujar Rahmat.

Terjunkan Aparat Gabungan

Sebanyak 1.000 petugas gabungan dari Pemprov DKI, TNI dan Polri diterjunkan untuk menegakan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Tanah Abang yang diserbu warga belanja jelang lebaran.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryado mengatakan ribuan personel ini akan berpatroli di luar dan dalam kawasan Pasar Tanah Abang untuk mencegah kerumunan.

"Jumlah personel, seluruhnya 1000 personel dr Pemprov, TNI dan Polri. nanti sifatnya statis maupun yang mobile nanti. Karena ini bukan hanya di dalam gedung, di luar juga kami pastikan tidak ada kerumunan," kata Hengki, Minggu (2/5).

Pantauan Suara.com, sistem buka tutup diberlakukan di setiap pintu masuk, ditempatkan petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol-PP untuk membatasi pengunjung yang masuk tetap 50 persen.

Meski sudah dibatasi, pengunjung tetap berkerumunan dan sulit menjaga jarak karena orang yang belanja terlalu banyak, namun masih bisa taat menggunakan masker saat berbelanja.

Sekda DKI Marullah Matali saat memimpin apel pengamanan mengatakan hanya ada 20 pintu yang dibuka di Pasar Tanah Abang untuk membatasi jlah orang yang keluar masuk.

"Lebih dari 20 nanti akan kami ringkas menjadi beberapa pintu strategis yang nanti ditunggu atau di sana nanti ditugaskan beberapa pasukan kami untuk menjaga sirkulasi," ucapnya.

Dia meminta petugas untuk bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran prokes dan menjaga agar hanya 50 persen orang dari total kapasitas pasar yang bisa masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Tanah Abang Membludak, Anies: Pengunjung Tak Terprediksi

Pasar Tanah Abang Membludak, Anies: Pengunjung Tak Terprediksi

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 14:38 WIB

Tinjau Kerumunan Pengunjung, Anies Rapat Mendadak di Pasar Tanah Abang

Tinjau Kerumunan Pengunjung, Anies Rapat Mendadak di Pasar Tanah Abang

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 14:29 WIB

Viral Pasar Tanah Abang Membludak Jelang Lebaran, Pengunjung Berdesakan

Viral Pasar Tanah Abang Membludak Jelang Lebaran, Pengunjung Berdesakan

Hits | Minggu, 02 Mei 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB