Geng Motor Nekad Lintasi Negara Bagian Cuma Buat Makan, Langsung Diciduk

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 02 Mei 2021 | 17:35 WIB
Geng Motor Nekad Lintasi Negara Bagian Cuma Buat Makan, Langsung Diciduk
Belasan geng motor di Malaysia nekad lintasi perbatasan hanya untuk makan.[Twitter via World Of Buzz]

Suara.com - Belasan geng motor di Malaysia diciduk polisi setelah mencoba melintasi negara bagian hanya untuk makan di sebuah restoran dan membagikan aksi nekadnya di media sosial.

Menyadur World Of Buzz, Minggu (2/5/2021) insiden tersebut terjadi di negara bagian Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (28/4).

Dalam sebuah video yang dibagikan akun @SenawangTV, sekelompok pengendara sepeda motor, yang dikenal sebagai Mat Rempits dalam bahasa gaul lokal, berusaha melintasi perbatasan dari Kuala Lumpur hanya untuk makan di sebuah restoran di Seremban, Negeri Sembilan.

Mereka bahkan membagikan aksi nekad mereka saat melintasi perbatasan di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang pendendara motor membagikan saat dia memacu kendaraanya dengan kecepatan penuh, bahkan hingga 100 km/jam.

"Setelah sekian lama." tulis pengendara tersebut dalam unggahan videonya.

Menurut laporan Sinar Harian, kelompok tersebut melanggar pemblokiran jalan sebelum ditangkap oleh Polres Seremban dalam Operasi Samseng Jalanan di Lebuhraya Kajang-Seremban.

Polisi menangkap sedikitnya 15 "Mat Rempit" yang nekad melintasi negara bagian demi makan di sebuah restoran dan melanggar aturan.

"Semua pengendara yang terdiri dari tiga geng terpisah ternyata melakukan aksi zig-zag, superman, menekuk tubuh, dan bersaing satu sama lain," jelas Wakil Direktur Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT), Datuk Mohd Nadzri Hussain kepada Sinar Harian.

"Polisi juga menyita seluruh motor Yamaha 15ZR, Yamaha 135LC, dan Yamaha 125Z," ujarnya.

Mohd Nadzri mengatakan, semua penangkapan tersebut dibawa ke Divisi Investigasi dan Penindakan Lalu Lintas (BSPT) Mabes Polri (IPD) Nilai dan BSPT IPD Seremban untuk ditindaklanjuti.

Wakil Direktur Departemen Penyelidikan dan Penegakan Lalu Lintas Datuk Mohd Nadzri Hussain mengatakan bahwa 15 pengendara sepeda motor ditahan dan akan diselidiki.

Mereka juga dikenakan denda yang lumayan untuk perjalanan antar negara bagian tanpa dokumentasi yang benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Tak Ingin Seperti India, Mudik Lebaran di Malaysia Hukumnya Haram

Tegas! Tak Ingin Seperti India, Mudik Lebaran di Malaysia Hukumnya Haram

Jawa Tengah | Minggu, 02 Mei 2021 | 14:42 WIB

Fatwa Mufti Malaysia Haramkan Mudik Lebaran Saat Wabah Covid-19

Fatwa Mufti Malaysia Haramkan Mudik Lebaran Saat Wabah Covid-19

Sumbar | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:15 WIB

Fatwa Mufti Malaysia: Mudik Lebaran saat Wabah Covid-19 Hukumnya Haram

Fatwa Mufti Malaysia: Mudik Lebaran saat Wabah Covid-19 Hukumnya Haram

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB