Wamenag: Orang yang Tak Mudik Lebaran Sama dengan Berjihad

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 03 Mei 2021 | 09:42 WIB
Wamenag: Orang yang Tak Mudik Lebaran Sama dengan Berjihad
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menyebut orang yang tidak mudik lebaran dalam kondisi pandemi saat ini, sama seperti berjihad. Kata Zainut, berjihad dalam artian berjihad untuk kemanusiaan, karena Indonesia masih dilanda pandemi.

"Jadi orang yang tidak mudik itu sama dengan berjihad. Jihad untuk kemanusiaan dalam situasi yang membahayakan sendiri maupun orang lain," ujar Zainut, Senin (3/5/2021).

Menurut dia, tradisi mudik yang dilakukan setiap tahun, hendaknya diurungkan demi kemasalahatan bersama. Pasalnya, ketika mudik, dikhawatirkan dapat membahayakan diri sendiri, keluarga dan orang sekitar.

"Karena kalau mudik tentunya akan membahayakan diri sendiri maupun orang lain dan keluarga sahabat dan sebagainya," tutur Zainut.

Tak hanya itu, Zainut mengatakan salah satu kewajiban agama adalah menjaga keselamatan jiwa. Sehingga hal tersebut harus didahulukan yakni untuk tidak mudik di masa pandemi.

"Mencegah kemudharatan harus didahulukan daripada mengambil maslahat
dan itu adalah merupakan kewajiban agama. Menjaga keselamatan lebih utama dan harus didahulukan dan itu menjadi hal yang sangat diutamakan," ucap dia.

Lebih lanjut, Zainut menuturkan mudik merupakan sebuah silaturahim dan hukumnya sunah jika dilakukan pada kondisi normal.

Bahkan jika ada potensi bahaya, silaturahim bisa menjadi haram karena dapat membahayakan orang lain.

"Mudik itu kan silaturahmi silaturahmi itu kan hukumnya sunah sunah. Sunah itu jika dilaksanakan pada kondisi normal. Tapi kalau ada potensi bahaya yang sunah ini bisa berubah, berubah, bahkan bisa nggak bisa menjadi haram karena membahayakan diri sendiri dan orang lain," tutur Zainut.

Imbauan tak mudik kata Zainut lantaran kasus Covid-19 belum melandai. Bahkan ditemukan varian baru corona dari India.

"Karena situasi covid-19 masih belum landai dan juga nada informasi adanya varian baru yang masuk yaitu dari India. Tidak mudik itu lebih maslahat, tidak mudik itu lebih baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Mudik 2021, Organda Apresiasi Kepolisian Tangkap Travel Gelap

Larangan Mudik 2021, Organda Apresiasi Kepolisian Tangkap Travel Gelap

Otomotif | Senin, 03 Mei 2021 | 09:14 WIB

Best 5 Oto: Larangan Mudik 2021, Honda BR-V Siap Meluncur

Best 5 Oto: Larangan Mudik 2021, Honda BR-V Siap Meluncur

Otomotif | Senin, 03 Mei 2021 | 08:28 WIB

Mudik Lokal Juga Dilarang, Fix Lebaran di Rumah Saja!

Mudik Lokal Juga Dilarang, Fix Lebaran di Rumah Saja!

News | Senin, 03 Mei 2021 | 08:19 WIB

Masuk Jakarta Wajib Bawa SIKM Saat Lebaran, DKI Siapkan 12 Titik Penyekatan

Masuk Jakarta Wajib Bawa SIKM Saat Lebaran, DKI Siapkan 12 Titik Penyekatan

Jakarta | Senin, 03 Mei 2021 | 06:52 WIB

Antisipasi Arus Mudik, Masuk ke Singkawang Bakal Dicek Suhu Tubuh

Antisipasi Arus Mudik, Masuk ke Singkawang Bakal Dicek Suhu Tubuh

Kalbar | Senin, 03 Mei 2021 | 06:33 WIB

Mulai 6 Mei 2021, Penyeberangan Penumpang Rute Bulukumba - Selayar Stop

Mulai 6 Mei 2021, Penyeberangan Penumpang Rute Bulukumba - Selayar Stop

Sulsel | Senin, 03 Mei 2021 | 05:42 WIB

Mudik Lokal di Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Tes Antigen

Mudik Lokal di Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Tes Antigen

Sumut | Minggu, 02 Mei 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB