alexametrics

Pekerja Protes Stasiun Tanah Abang Ditutup, Begini Reaksi KCI

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Pekerja Protes Stasiun Tanah Abang Ditutup, Begini Reaksi KCI
Aparat TNI saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

"Banyak juga dari pekerja yang berikan masukan kepada kami agar layanan ini (Stasiun Tanah Abang) tidak ditutup, mengingat kantor masih aktif."

Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bakal melakukan evaluasi terkait  sistem buka tutup di  Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat yang  diberlakukan, Senin (3/4/2021) hari ini. Hal itu menyusul adanya masukkan dari kelompok pekerja yang merasa terganggu dengan kebijakan itu. 

"Banyak juga dari pekerja yang berikan masukan kepada kami agar layanan ini (Stasiun Tanah Abang) tidak ditutup,  mengingat kantor masih aktif," kata VP Corporate Secretary  PT KCI, Anne Purba kepada  wartawan di Stasiun Pasar Tanah Abang,  Senin (3/5/2021). 

Diketahui untuk mengantisipasi penumpukkan penumpang,  akibat tingginya antusias  masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang, sistem buka tutup diberlakukan di Stasiun Tanah Abang, yakni pada pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. 

Petugas saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
Petugas saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

Kata Anne, pihaknya belum dapat memastikan aturan ini berlaku hingga kapan, karena masih harus menunggu hasil evaluasi. 

Baca Juga: Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta dari Tanah Abang Mulai Pukul 15.00 WIB

"Jadi kami belum memastikan sampai kapan. Karena hari ini pun kami melakukan penutupan ini pasti besok akan dievaluasi," ujar Anne. 

Sementara itu, tepatnya hingga siang tadi jumlah penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang  ditaksir mencapai 22 ribu penumpang. Jumlah itu terbilang lebih rendah dibanding pada Minggu (2/5/2021) kemarin. 

"Kemarin itu lebih dari 50 ribu, bisa sampai 54 ribu. Belum transit ya, karena stasiun ini transit, sehingga bisa dimungkinkan itu di atas 60 ribu," jelas Anne. 

Kemarin, Pasar Tanah Abang mengalami lonjakan pengunjung hingga mencapai 100 ribu orang.  Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan sistem buka tutup pasar, jika sudah penuh 50 persen pengunjung tidak boleh masuk gedung.  

Penutupan pasar juga akan dibagi menjadi dua waktu, yakni pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB sehingga alur pengungjung keluar tidak bersamaan.  

Baca Juga: Sore Ini, Stasiun Tanah Abang Masih Dipadati Warga Pemburu Baju Lebaran

"Mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang jam 4 dan jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan," kata Anies, kemarin. 

Komentar