Pekerja Protes Stasiun Tanah Abang Ditutup, Begini Reaksi KCI

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 03 Mei 2021 | 17:24 WIB
Pekerja Protes Stasiun Tanah Abang Ditutup, Begini Reaksi KCI
Aparat TNI saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bakal melakukan evaluasi terkait  sistem buka tutup di  Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat yang  diberlakukan, Senin (3/4/2021) hari ini. Hal itu menyusul adanya masukkan dari kelompok pekerja yang merasa terganggu dengan kebijakan itu. 

"Banyak juga dari pekerja yang berikan masukan kepada kami agar layanan ini (Stasiun Tanah Abang) tidak ditutup,  mengingat kantor masih aktif," kata VP Corporate Secretary  PT KCI, Anne Purba kepada  wartawan di Stasiun Pasar Tanah Abang,  Senin (3/5/2021). 

Diketahui untuk mengantisipasi penumpukkan penumpang,  akibat tingginya antusias  masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang, sistem buka tutup diberlakukan di Stasiun Tanah Abang, yakni pada pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. 

Petugas saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
Petugas saat berjaga terkait penutupan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

Kata Anne, pihaknya belum dapat memastikan aturan ini berlaku hingga kapan, karena masih harus menunggu hasil evaluasi. 

"Jadi kami belum memastikan sampai kapan. Karena hari ini pun kami melakukan penutupan ini pasti besok akan dievaluasi," ujar Anne. 

Sementara itu, tepatnya hingga siang tadi jumlah penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang  ditaksir mencapai 22 ribu penumpang. Jumlah itu terbilang lebih rendah dibanding pada Minggu (2/5/2021) kemarin. 

"Kemarin itu lebih dari 50 ribu, bisa sampai 54 ribu. Belum transit ya, karena stasiun ini transit, sehingga bisa dimungkinkan itu di atas 60 ribu," jelas Anne. 

Kemarin, Pasar Tanah Abang mengalami lonjakan pengunjung hingga mencapai 100 ribu orang.  Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan sistem buka tutup pasar, jika sudah penuh 50 persen pengunjung tidak boleh masuk gedung.  

Penutupan pasar juga akan dibagi menjadi dua waktu, yakni pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB sehingga alur pengungjung keluar tidak bersamaan.  

baca juga

"Mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang jam 4 dan jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan," kata Anies, kemarin. 

Anies juga sudah berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) agar KRL tidak mengangkut penumpang dari pada pukul 15.00 - 17.00 WIB untuk menghindari penumpukan di Stasiun Tanah Abang.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun di Stasiun Karet Imbas Keramaian Tanah Abang, Penumpang: Jadi Muter

Turun di Stasiun Karet Imbas Keramaian Tanah Abang, Penumpang: Jadi Muter

News | Senin, 03 Mei 2021 | 17:12 WIB

Stasiun Tanah Abang Ditutup, Penumpang KRL Gratis Naik Bus Transjakarta

Stasiun Tanah Abang Ditutup, Penumpang KRL Gratis Naik Bus Transjakarta

News | Senin, 03 Mei 2021 | 16:28 WIB

Kereta dari Tanah Abang Dibatasai, Penumpang Ngaku Keberatan

Kereta dari Tanah Abang Dibatasai, Penumpang Ngaku Keberatan

News | Senin, 03 Mei 2021 | 15:40 WIB

KRL Commuter Line Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

KRL Commuter Line Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Bisnis | Senin, 03 Mei 2021 | 11:48 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×