alexametrics

Mutasi India dan Afsel Masuk Indonesia, Satgas Covid-19: Jangan Panik

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Mutasi India dan Afsel Masuk Indonesia, Satgas Covid-19: Jangan Panik
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Hal yang penting dan harus dilakukan oleh masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan.

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan. Ini dikarenakan tiga varian mutasi corona yang dianggap berbahaya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah masuk ke Indonesia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan meski dianggap mutasi berbahaya, kunci pencegahan terhadap ketiga varian tersebut masih sama yakni 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Kita harus waspada karena varian B1617 dari India telah masuk Indonesia, Saya meminta masyarakat untuk tidak panik, hal yang penting dan harus dilakukan oleh masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk perlindungan diri dari covid-19," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (4/5/2021).

Wiku memastikan semua pasien yang terinfeksi virus corona mutasi India maupun Afrika Selatan sudah ditangani dengan baik dan maksimal.

Baca Juga: Peringatan Keras! Burger King Hingga KFC di Batam Ketahuan Tak Taat Prokes

Satu pasien yang terinfeksi B.1617 asal India ternyata sudah meninggal dunia pada 16 Februari 2021, sementara dua kasus B.1351 asal Afrika Selatan masih diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Selanjutnya, Satgas akan terus memperketat pintu masuk negara melalui Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 yang mewajibkan testing dan karantina bagi setiap orang sebelum beraktivitas di tanah air.

Pemerintah juga sudah menutup pintu masuk bagi setiap WNA pelaku perjalanan dari India, bagi WNI dari India tetap bisa pulang namun wajib dikarantina khusus selama 14 hari, bukan 5 hari seperti orang dari negara lain.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa mutasi virus corona B.1351 asal Afrika Selatan dan B.1617 asal India sudah masuk ke Indonesia yakni di Bali dan Jakarta.

"Sudah dilaporkan ke Bapak Presiden, sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu dari india ada dua insiden yang kita lihat, dua-duanya di Jakarta, dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk yaitu di Bali," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Senin (3/5/2021).

Baca Juga: Satgas Covid-19 Catat Zona Merah Berkurang Jadi 14 Daerah di 7 Provinsi

Dengan begitu, saat ini sudah ada tiga mutasi virus yang termasuk dalam varians of concern WHO yang sudah terkonfirmasi masuk ke Indonesia, yakni B117 asal Inggris 13 kasus, B.1617 India 2 kasus, dan B.1351 Afrika Selatan 1 kasus.

Komentar