75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Ferdinand: Mengapa Jokowi yang Disalahkan?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:22 WIB
75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Ferdinand: Mengapa Jokowi yang Disalahkan?
Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Pegiat sosial, Ferdinand Hutahaean menyindir orang-orang yang menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas tidak lulusnya 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menjalani Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Penyidik andal Novel Baswedan dikabarkan termasuk menjadi pegawai KPK yang tak lolos tes alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) tersebut. 

Ferdinand Hutahaean mempertanyakan nalar dan pikiran orang-orang yang justru menyalahkan Jokowi atas kegagalan para pegawai KPK yang ia anggap tidak cinta negara dan Pancasila ini.

Pernyataan Ferdinand  bisa dilihat dalam video berjudul 'Benarkah KPK Kiamat Tanpa Novel Baswedan?' lewat kanal Youtube pribadinya pada Jumat (7/5/2021).

Awalnya, Ferdinand menpertanyakan mengapa ada orang-orang yang justru membela 75 pegawai KPK yang tak melulusi salah satu rangkaian untuk alih status menjadi ASN

Menurut mantan politikus Partai Demokrat ini, seluruh masyarakat Indonesia seharusnya senang jika orang-orang yang tak lulus wawasan kebangsaan tidak dapat menjadi ASN.

Menurutnya, orang-orang yang tak lulus ini berarti tidak mencintai Indonesia, tidak siap bela negara, tidak menerima ideologi tunggal Pancasila, dan tidak siap bertoleransi dengan perbedaan dalam bangsa.

Ferdinand lantas menilai bahwa mereka yang mendukung 75 pegawai KPK itu berarti juga tidak cinta bangsa dan hanya menggunakan masalah ini untuk menyerang pemerintah.

Kata Ferdinand, Presiden Jokowi disalahkan secara membabi buta oleh kelompok-kelompok yang mendukung para pegawai KPK yang gagal tersebut.

"Ada apa dengan mereka? Mengapa Jokowi yang disalahkan, orang lain yang tidak nasionalis, orang lain yang tidak cinta bangsanya, orang lain yang tidak cinta negerinya, orang lain yang tidak cinta Pancasila, tetapi Jokowi yang disalahkan." katanya seperti ditulis Terkini.id--jaringan Suara.com, Jumat. 

Ferdinand melanjutkan bahwa seharusnya orang-orang ini merasa bangga sebab tes wawasan kebangsaan tersebut telah membersihkan KPK dari orang-orang tak layak.

"Hei Bung, di mana nalarmu? Di mana pikiranmu? Harusnya kau bangga bahwa ternyata tes wawasan kebangsaan ini adalah upaya negara membersihkan KPK dari kelompok-kelompok yang memang tidak layak bekerja di sana," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua WP KPK Syok Pertanyaan TWK Bahas Ucapan Selamat Hari Raya Agama Lain

Ketua WP KPK Syok Pertanyaan TWK Bahas Ucapan Selamat Hari Raya Agama Lain

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:36 WIB

Novel Baswedan Terancam Dipecat, Donal Fariz: Akal-akalan Buang Orang

Novel Baswedan Terancam Dipecat, Donal Fariz: Akal-akalan Buang Orang

Hits | Kamis, 06 Mei 2021 | 22:27 WIB

Jokowi Resmikan Pengolahan Sampah Energi Listrik di TPA Benowo Surabaya

Jokowi Resmikan Pengolahan Sampah Energi Listrik di TPA Benowo Surabaya

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 17:00 WIB

Pemuda Nggak Hafal Lagu Mars Pancasila, Fadli Zon Bahas Wawasan Kebangsaan

Pemuda Nggak Hafal Lagu Mars Pancasila, Fadli Zon Bahas Wawasan Kebangsaan

Hits | Kamis, 06 Mei 2021 | 15:14 WIB

Terkini

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:33 WIB

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5  Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:31 WIB

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:57 WIB

Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif

Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:55 WIB

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:49 WIB

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:47 WIB

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:24 WIB

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB