4.942 Anak di Sumbar Positif Corona, Alami Gejala Demam hingga Pneumonia

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 11 Mei 2021 | 12:55 WIB
4.942 Anak di Sumbar Positif Corona, Alami Gejala Demam hingga Pneumonia
Ilustrasi--Pasien Covid-19 Anak. (Dok. OT Group)

Suara.com - Tim COVID-19 Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia Sumatra Barat mengungkapkan sejak Agustus 2020 hingga Mei 2021 atau 10 bulan terakhir sebanyak 4.942 anak di Sumbar terpapar COVID-19.

"Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan pada 14 Agustus 2020 hanya 150 orang anak yang positif, namun pada 8 Mei 2021 melonjak menjadi 5.092 orang, 69 orang dirawat di RSUP M Djamil dan meninggal 3 orang," kata Tim COVID-19 Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia Sumatera Barat Dr Finny Fitry Yani, Sp. A (K) di Padang, Selasa (11/5/2021).

Ia menyampaikan hal itu pada webinar Siaga COVID-19 dengan tema "Lebaran, Liburan dan Sekolah Gaya Baru" digelar bagian Ilmu Kesehatan Anak FK Unand/RSUP M Djamil Padang, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumbar , LPPM Unand, Satgas COVID-19 dan Dinas Pendidikan Sumbar.

Menurut dia sejak dibuka kembali sekolah tatap muka di Sumbar pada Januari hingga Mei 2021 terdapat penambahan kasus baru COVID-19 pada anak sebanyak 2.305 orang.

"Yang dikhawatirkan adalah terjadi fenomena gunung es yaitu dari 2.305 kasus tersebut banyak yang belum terungkap karena tidak adanya pemeriksaan," kata dia.

Ia melihat di Sumbar sejak diberlakukan sekolah tatap muka pembelajaran dilakukan selang-seling namun kegiatan ekstrakurikuler masih berjalan.

"Akan tetapi persoalannya adalah ketika anak demam tidak mau dites usap dan masih ada stigma anak positif didiamkan sehingga sulit dilakukan penelusuran riwayat kontak," ujar dia

Ia mengakui ini menjadi dilema karena pada satu sisi ketika belajar daring tetap diberlakukan anak dan orang tua kesulitan belajar di rumah, namun saat sekolah tatap muka dibuka ada potensi terpapar COVID-19, sehingga muncul kluster sekolah reguler dan berasrama.

Lebih lanjut ia menerangkan ketika anak terpapar COVID-19 maka dapat mengalami gejala mulai dari ringan hingga berat.

baca juga

"Yang ringan mulai dari demam, batuk, pilek, balita dan remaja dan gejala berat pneumonia," kata dia.

Namun yang perlu diperhatikan adalah anak yang positif COVID-19 adalah penular terhadap kelompok risiko tinggi terutama anggota keluarga seperti orang tua hingga kakek dan nenek.

Terkait dengan Lebaran ia mengingatkan para orang tua mewaspadai potensi penularan pada anak apalagi mudik lokal diperbolehkan di Sumbar.

"Yang terbaik adalah ajak anak tetap di rumah supaya tidak bertemu dengan orang tanpa gejala, tidak pergi ke kerumunan," kata dia.

Kemudian jika memang hendak bepergian karena hal penting tetap patuhi protokol kesehatan, memilih transportasi yang aman, memperhatikan tempat akomodasi dan fasilitas umum.

Saat sekolah tatap muka kembali ia menyarankan sekolah mempersiapkan alur skrining yang baik dan setiap anak yang demam harus dites usap.

"Sekolah dan Dinas Pendidikan harus melakukan evaluasi setiap bulan untuk kondisi status COVID-19 per sekolah dan dipublis setiap bulan," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Covid-19, Warga India Tutupi Tubuh dengan Kotoran Sapi

Terapi Covid-19, Warga India Tutupi Tubuh dengan Kotoran Sapi

Lampung | Selasa, 11 Mei 2021 | 12:45 WIB

Ucap Syahadat dan Takbir, Adik: Tengku Zul Seperti Siap Dipanggil Allah

Ucap Syahadat dan Takbir, Adik: Tengku Zul Seperti Siap Dipanggil Allah

News | Selasa, 11 Mei 2021 | 11:43 WIB

Studi: Pria dengan Gen Kepala Botak Lebih Berisiko Kena Covid-19 Parah

Studi: Pria dengan Gen Kepala Botak Lebih Berisiko Kena Covid-19 Parah

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 11:54 WIB

Dana Satgas Covid-19 Balikpapan Tingkat RT Mulai Dicairkan

Dana Satgas Covid-19 Balikpapan Tingkat RT Mulai Dicairkan

Kaltim | Selasa, 11 Mei 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno

Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:27 WIB

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:21 WIB

Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku

Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:19 WIB

Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi

Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:12 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:08 WIB

25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga

25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:04 WIB

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:48 WIB

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

×