The Skunk, Senjata Israel yang Tak Mematikan tapi Sangat Ditakuti

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 15 Mei 2021 | 02:12 WIB
The Skunk, Senjata Israel yang Tak Mematikan tapi Sangat Ditakuti
Warga Palestina bereaksi ketika polisi Israel menembakkan granat setrum selama bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, (7/5/2021). Ahmad GHARABLI / AFP

Suara.com - Konflik Israel dan Palestina kembali pecah dengan serangan udara yang nyaris tanpa henti. Rupanya selain alat perang yang mumpuni, Israel masih punya satu senjata rahasia yang paling dihindari yaitu air sigung.

Apa itu air sigung? Menyadur Al Jazeera Kamis (13/05), air sigung atau 'the skunk' adalah senjata yang dipakai untuk membubarkan pasukan karena baunya yang menyengat.

The skunk terjemahan dari bahasa Arab yaitu 'kharaara' yang secara harfiah berati "orang yang menyebalkan" karena berbau busuk yang digambarkan sebagai campuran bau kotoran dengan mayat busuk.

Cairan air sigung yang terbuat dari bahan kimia bisa menyebabkan mual, menghalangi pernapasan normal, menyebabkan tersedak dan muntah yang hebat. Itu juga dapat menyebabkan iritasi kulit, sakit mata dan perut.

Warga Palestina juga melaporkan bahwa cairan itu menyebabkan kerontokan rambut. Aparat keamanan mengklaim air tersebut tidak mematikan dan tidak beracun.

Warga Palestina bereaksi ketika polisi Israel menembakkan granat setrum selama bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa, di  Yerusalem, (7/5/2021).  Ahmad GHARABLI / AFP
Warga Palestina bereaksi ketika polisi Israel menembakkan granat setrum selama bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, (7/5/2021). Ahmad GHARABLI / AFP

Namun dosis tinggi dapat memiliki efek yang mematikan dan ketika ditembakkan dari meriam air, itu disemprotkan dengan tekanan yang sangat tinggi, yang dapat menyebabkan cedera serius.

Semprotan kecil air sigung dapat meninggalkan bau tak sedap di kulit selama berhari-hari. Di pakaian dan di gedung, bau busuk bisa bertahan lebih lama.

Pasukan Israel menggunakan air sigung bakan hanya untuk meredam protes, mereka juga menyebarkannya untuk hukuman kolektif.

Truk sigung biasanya melewati lingkungan Palestina sambil menyemprot bangunan sebagai pembalasan bagi penduduk lokal yang memprotes pendudukan dan apartheid Israel.

baca juga

Akibatnya, bisnis harus tutup selama berhari-hari dan keluarga harus meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama sampai bau busuknya hilang. Inilah yang membuatnya menjadi alat hukuman kolektif yang brutal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Senjata Rahasia Persija Depak Barito Putera dari Piala Menpora 2021

Ini Senjata Rahasia Persija Depak Barito Putera dari Piala Menpora 2021

Bola | Minggu, 11 April 2021 | 03:30 WIB

Liverpool Kejar Mbappe, Real Madrid Siapkan Senjata Rahasia: Nomor Ronaldo!

Liverpool Kejar Mbappe, Real Madrid Siapkan Senjata Rahasia: Nomor Ronaldo!

Bola | Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:09 WIB

Majalah Playboy Pernah Wawancara Habib Rizieq, Disebut Senjata Rahasia

Majalah Playboy Pernah Wawancara Habib Rizieq, Disebut Senjata Rahasia

Lampung | Senin, 21 Desember 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×