Pasien Covid-19 Diperkosa Perawat di Rumah Sakit hingga Meninggal Dunia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 15 Mei 2021 | 16:06 WIB
Pasien Covid-19 Diperkosa Perawat di Rumah Sakit hingga Meninggal Dunia
Ilustrasi pasien di India. [Money SHARMA / AFP]

Suara.com - Perempuan pasien positif covid-19 di India diperkosa petugas di rumah sakit pemerintah Bhopal dan meninggal dalam waktu 24 jam setelah insiden mengerikan tersebut.

Menyadur NDTV, Sabtu (15/5/2021), seorang wanita berusia 43 tahun melaporkan kepada petugas bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual saat dirawat di Rumah Sakit Pusat Penelitian Bhopal Memorial pada 6 April.

Menurut laporan polisi, wanita tersebut juga mengidentifikasi pelaku dalam sebuah pernyataan kepada dokter.

Sebuah sumber mengatakan kondisi wanita tersebut semakin memburuk pasca mengalami pemerkosaan dan harus menggunakan ventilator.

Akhirnya, wanita tersebut mengembuskan napas terakhir di hari yang sama saat melaporkan kepada polisi mengenai insiden keji tersebut.

Kasus itu kekinian didaftarkan di Kantor Polisi Nishatpura. Terdakwa yang diidentifikasi sebagai Santosh Ahirwar, lelaki berusia 40 tahun, telah ditangkap. Dia ditahan di Penjara Pusat Bhopal menunggu persidangan.

Petugas polisi senior Irshad Wali mengatakan bahwa korban telah mengajukan permohonan kepada polisi, meminta identitas dirinya untuk dilindungi dan kejadian tersebut tidak diungkapkan kepada siapa pun.

Sumber lain mengatakan bahwa terdakwa juga pernah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perawat berusia 24 tahun. Ia juga sempat dijatuhi hukuman karena terpegok mabuk saat bekerja.

Karena wanita yang meninggal itu adalah korban tragedi gas Bhopal 1984, asosiasi korban bencana telah menulis surat yang kuat kepada pihak berwenang yang menandai "kondisi menyedihkan bangsal covid-19" di Pusat Penelitian Rumah Sakit Memorial Bhopal atau BMHRC.

baca juga

"Manajemen BMHRC telah melakukan segala daya untuk mendorong tindakan keji dan kriminal ini di bawah karpet dan itulah alasan mengapa keluarga korban pemerkosaan bahkan tidak diberitahu tentang peristiwa tersebut," katanya.

Kelompok tersebut juga menyerukan penyelidikan atas kematian wanita itu dan memasang kamera CCTV di semua bangsal Covid-19.

Asosiasi juga menuntut agar pihak rumah sakit memastikan jika stafnya yang terbukti melakukan pelanggaran seks tidak dipekerjakan lagi.

Ia juga mencatat bahwa orang yang selamat dari tragedi gas Bhopal tujuh kali lebih mungkin meninggal karena Covid-19 daripada warga biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memburuk, Kasus Kematian Harian Covid-19 di India Hampir 4 Ribu Jiwa

Memburuk, Kasus Kematian Harian Covid-19 di India Hampir 4 Ribu Jiwa

News | Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:29 WIB

Kasus Covid-19 Sumatera Melonjak, 440 Ribu Pendatang ke Jawa Bakal Dites

Kasus Covid-19 Sumatera Melonjak, 440 Ribu Pendatang ke Jawa Bakal Dites

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:10 WIB

Viral Pantai Ancol Ramai, Ini Tantangan Berat Satgas Terapkan Protokol

Viral Pantai Ancol Ramai, Ini Tantangan Berat Satgas Terapkan Protokol

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×